Sabtu 13 November 2021, 18:00 WIB

Ribuan Buku Nikah Curian Dijajakan ke Sumbar dan Riau

Solmi | Nusantara
Ribuan Buku Nikah Curian Dijajakan ke Sumbar dan Riau

MI/Solmi.
Kapolres Bungo Polda Jambi Ajun Komisaris Besar Guntur Saputro menjelaskan kepada wartawan soal pengungkapan kasus pencurian buku nikah.

 

TIM Petir Polres Bungo, Polda Jambi, Sabtu dini hari (13/11), berhasil menangkap empat anggota sindikasi bisnis buku nikah curian milik Kementerian Agama. Dari tangan kawanan itu polisi berhasil mengamankan sebanyak 2.560 eksemplar buku nikah kosong yang belum terjual.

Kapolres Bungo Ajun Komisaris Besar Guntur Saputro membenarkan hal itu menjawab Media Indonesia, Sabtu siang. Dikatakannya, sebagian besar buku nikah diamankan dari tangan AS, 37, yang diduga sebagai pembobol Kantor Kantor Kemenag Kabupaten Bungo awal November 2021.

Berkat kerja keras, ketelitian, dan kerja sama dengan kepolisian di Sumbar dan Riau, Tim Petir Polres Bungo, Jambi, berhasil mendeteksi pergerakan tersangka AS pascamembawa kabur sebanyak 3.00 eksemplar buku nikah dari Kantor Kemenag Bungo. Tersangka AS asal Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar, dibekuk di daerah Payakumbuh, Sumatra Barat, setelah kembali melego buku nikah kosong ke penadah langganannya di daerah Provinsi Riau.

Dari keterangan yang dikorek dari AS, Tim Petir berhasil membekuk tiga penadah yang terlibat. Mereka ialah Hen, 36, asal Kelurahan Srimenanti, Kecamatan Rumbai, Riau; Jur, 66, asal Kecamatan Tabang, Kampar, Riau; dan Bac, 68, warga Pesisir Selatan, Sumbar.

Kapolres Guntur membeberkan, tiga penadah memiliki keahlian khusus memberdayakan buku nikah kosong hasil curian menjadi seolah legal untuk kelengkapan prosesi nikah siri. Didapatkan informasi, beberapa penadah yang ditangkap dikenal warga setempat sebagai sosok yang tahu agama, seperti imam masjid dan petugas syara untuk mengurusi pernikahan siri.

Baca juga: Polres Bungo Jambi Bekuk Kawanan Pencuri Buku Nikah

"Kami masih mendalami. Alhamdulillah, setidaknya kita sudah berhasil membuka tabir gelap kejahatan pencurian buku nikah yang dikeluhkan pemuka agama dan masyarakat selama ini. Masih kita dalami dan perlu sinergi lebih luas, karena kita mendapatkan informasi aksi tersangka yang kita amankan telah melakukan kejahatan serupa di tujuh lokasi, termasuk yang terakhir di Bungo," jelas Guntur Saputro. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitr

Pembangunan Sektor Wisata di Singkarak Dihentikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 26 Januari 2022, 06:30 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok telah mematuhi dan menindaklanjuti instruksi dari gubernur Sumbar untuk menghentikan proses pengerjaan...
MI/Ardi T Hardi

Hari ini Relokasi PKL Malioboro yang Ditunggu Sri Sultan sejak 18 Tahun lalu

👤Ardi T Hardi 🕔Rabu 26 Januari 2022, 06:05 WIB
PEDAGANG kaki lima (PKL) Malioboro rencananya akan direlokasi secara bertahap mulai hari ini, Rabu...
MI/Vicky Gustiawan

Vaksinasi Anak di Sumut Capai 63,3 Persen

👤Ant 🕔Selasa 25 Januari 2022, 23:44 WIB
Vaksinasi tersebut juga dilakukan sebagai upaya mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) berjalan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya