Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Nakes Selamatkan 105 Ribu Dosis Vaksin Astrazeneca Hampir Kedaluwarsa

Palce Amalo
12/11/2021 17:38
Nakes Selamatkan 105 Ribu Dosis Vaksin Astrazeneca Hampir Kedaluwarsa
Vaksinasi Merdeka di Rumah Sakit Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang,NTT, Rabu (22/9/2021)( ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

PETUGAS kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyuntikan 105.000 lebih dosis vaksin astrazeneca yang hampir kedaluwarsa.
Sedangkan, 3.500 dosis vaksin astraseneza lainnya tidak dapat disuntikan karena kedaluwarsa.

Kadis Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil NTT, dokter Messerasi Ataupah mengatakan vaksin yang kedaluwarsa tersebut di bawah 5%.

"Pada Oktober lalu kami ditelepon dari Kementerian Kesehatan karena ada provinsi yang menolak terima vaksin yang hampir kedaluwarsa, apakah NTT bisa menolong atau tidak," katanya kepada wartawan di Kupang, Jumat (12/11).

Total vaksin yang akan kedaluwarsa tersebut sebanyak 110.000 dosis, kedaluwarsa dalam dua pekan. Karena pada saat yang sama, cakupan vaksinasi di NTT masih rendah dan sejumlah kabupaten mengeluh kekurangan vaksin, dinas kesehatan bersedia menerima vaksin tersebut.

Persoalannya distribusi vaksin dari Kota Kupang ke kabupaten sampai ke puskesmas membutuhkan waktu sampai satu pekan. Dengan demikian, petugas hanya memiliki waktu satu pekan untuk menyuntikan vaksin tersebut, belum termasuk persoalan di lapangan seperti logistik dan akses.

Menurutnya, vaksin yang berhasil disuntikan tersebut mendorong prosentase vaksinasi di beberapa kabupaten naik dari sebelumnya 40%,
naik menjadi 46% hingga 50%.

baca juga: Sejumlah Daerah Di Selatan Jateng Perluas Cakupan Vaksinasi

Untuk cakupan vaksinasi di NTT, sampai Jumat siang telah mencapai 46,80% untuk dosis pertama dan dosis kedua 23,98% atau 918.739 orang. Sementara itu, NTT kembali menerima 20.640 vial vaksin sinovac yang akan dibagikan ke TNI, Polri, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan digunakan dalam kegiatan vaksinasi massal. (N-1)

 

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya