Senin 08 November 2021, 17:39 WIB

Operasional TPA Sarimukti Cipatat Berangsur Normal

Depi Gunawan | Nusantara
Operasional TPA Sarimukti Cipatat Berangsur Normal

MI/Depi Gunawan
Truk sampah di TPA Sarimukti, Cipatat, Bandung Barat, Jawa Barat.

 

PENGANGKUTAN sampah ke TPA Sarimukti, Cipatat, Bandung, Jawa Barat berangsur normal. Beberapa hari terakhir pengangkutan sampah terhenti akibat krisis pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional alat berat di TPA Sarimukti.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandung Barat, Nurjaman mengatakan, pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti sudah kembali normal sejak Minggu (7/11) lalu. "Pengangkutan sampah sudah berjalan seperti biasa, 30 truk sampah dari wilayah Bandung Barat sudah masuk. Hari Minggu kemarin enam truk, sisanya hari ini," kata Nurjaman, Senin (8/11).

Dia menjelaskan, sampah yang diangkut ke TPA berasal dari tempat pembuangan sampah (TPS) yang dikumpulkan hari Kamis dan Jumat. Sedangkan sampah di hari Sabtu hingga Senin belum bisa terlayani dengan normal.

Meski pengangkutan sampah sudah berjalan seperti biasa, pihaknya masih menghadapi sejumlah kendala karena adanya penyesuaian jadwal pembuangan sampah ke TPA Sarimukti. Operasional TPA lebih dipersingkat dari semula bisa sejak subuh hingga malam kini dibatasi dari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Selain itu, operasional TPA Sarimukti hanya dibuka dari Senin-Jumat sementara Sabtu dan Minggu libur, padahal biasanya pembuangan sampah dilayani setiap hari. Hal ini diperkirakan bakal menimbulkan penumpukan sampah di beberapa titik.

"Surat edaran resminya belum ada, tapi rencana pembuangan sampah di TPA Sarimukti bakal dibatasi Senin sampai Jumat dari pukul 08.00-16.00 WIB. Informasinya, aturannya mulai berlaku hari ini," ungkap Nurjaman.

Pengangkutan sampah ke TPA juga terkendala seringnya truk terjebak kemacetan di ruas jalan yang dilintasi karena adanya perbaikan jalan di Cipatat. "Pengangkutan sampah jadi lebih lama hingga tiga jam perjalanan sampai menuju TPA, belum di sana antre dengan truk-truk lainnya. Normalnya sehari bisa tiga kali angkut, sekarang hanya sekali," bebernya.

Pihaknya berharap Bandung Barat memiliki tempat pembuangan sampah sendiri supaya tidak terganggu dengan persoalan yang sering terjadi. "Penumpukan sampah bisa diminimalisir dengan segera memiliki lahan TPA alternatif agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Apalagi operasional Sarimukti akan berakhir pada 2023 mendatang," jelasnya. (OL-15)

 

Baca Juga

MI/Dok Humas Pemprov NTT

Menhan Prabowo Tinjau Politeknik Unhan di Atambua

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 07:13 WIB
Prabowo meninjau politeknik di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak tersebut sebelum diresmikan Presiden Joko Widodo dalam waktu...
DOK Pribadi.

Perusahaan Logistik Bantu Program Penanaman 50 Juta Pohon Jabar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 07:00 WIB
Target penanaman pohon di Jawa Barat dapat terwujud berkat kerja sama antara pemerintahan, Polri/TNI, sekolah, komunitas, dan...
Medcom

Guru Honorer yang Bakar Sekolah karena tidak Dibayar Akhrinya Terima Honor dari Disdik Garut

👤Kristiadi 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 06:56 WIB
Dia berharap uang tersebut bisa mengobati sakit hati dan kekesalan yang dirasakannya selama MA menngajar di sekolah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya