Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR dan tanah longsor kembali terjadi di sejumlah wilayah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, bersamaan tingginya curah hujan sejak Minggu (7/11) siang. Laporan data sementara yang diterima BPBD setempat, bencana terjadi di 11 titik.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani, mengatakan banjir terjadi di 8 titik, tanah longsor di 2 titik, dan rumah ambruk di 1 titik. BPBD sudah menurunkan tim ke lapangan.
"Ini laporan masih bersifat sementara. Hingga pukul 15.24 WIB, laporan yang kami terima, banjir dan tanah longsor terjadi di 10 lokasi," terang Imran, Minggu (7/11).
Lokasi banjir berada di Pesantren Assirojul Munir di Kampung Baru Skip RT 04/09 Kelurahan Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh. Kemudian di RW 07 Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong, Jalan Taman Bahagia, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Bhayangkara, dan Jalan Gotongroyong. Sedangkan tanah longsor terjadi di Gang Kobra RT 01/13 Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole. Sementara titik longsor satu lagi terjadi pada Sabtu (6/11) petang. Sedangkan rumah roboh berada di Gang Titiran Kelurahan Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh.
"Data sementara, yang terdampak banjir ada 7 rumah di Jalan Bhayangkara RT 05/09 Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole. Banjir akibat debit air tinggi sehingga air di aliran sungai meluap," ujar Imran.
Ia mengatakan saat ini personelnya siaga di semua lokasi. Mereka melakukan penanganan sekaligus asesmen. "Kami terus pantau perkembangan di lapangan. Data terbaru akan kami informasikan lagi," jelasnya.
Di tengah cuaca ekstrem sekarang, Imran terus mengingatkan masyarakat agar waspada dengan potensi banjir dan tanah longsor. Beberapa hari lalu, sejumlah lokasi di Kota Sukabumi, juga diterjang banjir dan tanah longsor.
"Di wilayah perkotaan, penyebab banjir genangan dari luapan drainase. Ada juga akibat luapan sungai karena debit air saat hujan deras sangat tinggi. Waspada juga yang tinggal di daerah rawan longsor," pungkas Imran. (OL-15)
Adapun rinciannya antara lain, lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 685.453 kendaraan atau naik 3,25% dibandingkan tahun lalu.
PUNCAK arus mudik lebaran 2026 di Jalan Raya Nagreg, Jawa Barat, diperkirakan akan terjadi hari ini (19/3).
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
TIGA hari menjelang Hari Raya Idulfitri, harga kebutuhan pokok terutama daging sapi 19 Maret 2026 di Pasar Pamanukan, Subang, Jawa Barat, mengalami kenaikan yakni Rp180 ribu per kilogram.
Keberadaan cosplayer merupakan hak istimewa yang diberikan oleh pemerintah kota yang harus dijaga keberlangsungannya.
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
TOL Bocimi Seksi 3 pada akses ruas Cibadak-Karangtengah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, resmi difungsikan mulai 14-29 Maret mengurai kepadatan kendaraan arus mudik 2026 dan balik Idulfitri
Perlu berbagai upaya melakukan langkah-langkah penting selama arus mudik maupun balik Lebaran nanti
Disnaker mengultimatum perusahaan agar mematuhi surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang pemberian THR keagamaan bagi pekerja atau buruh swasta serta surat edaran
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved