Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, bersamaan hujan deras disertai angin, Kamis (4/11) petang. Bencananya didominasi banjir dan tanah longsor.
"Hasil upadate data, ada 17 titik yang terjadi bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani, Kamis (4/11). Dari 17 titik lokasi, 10 di antaranya terjadi banjir.
Sedangkan tanah longsor terjadi di 4 titik, atap rumah ambruk terjadi di 2 lokasi, dan rumah roboh 1 lokasi. "Bencana terjadi di lima kecamatan yaitu Cibeureum, Citamiang, Cikole, Warudoyong, dan Baros," tuturnya.
Hasil asesmen, rumah yang terendam dan terdampak banjir terdata sebanyak 14 unit. Namun, kata Imran, dampak bencana banjir dan longsor bersifat masih sementara. "Kami masih melakukan asesmen sekaligus penanganan," tuturnya.
BPBD sudah mengerahkan personel di semua lokasi. Mereka sedang melakukan penanganan. "Penanganan masih berlangsung," sebut Imran.
Baca juga: Banjir Bandang Di Kota Batu, 11 Orang Hilang Terseret Arus
Imran belum bisa memperkirakan nilai kerugian akibat dampak bencana. Saat ini personelnya masih fokus menangani di lapangan. "Nilai kerugian masih dalam penghitungan," pungkasnya. (OL-14)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved