Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIKAN kasus dugaan kekerasan Diklatsar Menwa UNS, Jawa Tengah, yang menewaskan mahasiswa peserta, Gilang Endi Saputro, 21, hingga 10 hari berjalan belum menetapkan tersangka. Pada saat yang sama, Endang Budi Astuti yakni ibu dari almarhum Gilang, masih syok.
Perempuan paruh baya ini tidak pernah berkata apa pun saat tamu datang, seperti dari LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) dan anggota DPR Paryono, yang ingin menghibur dan menunjukkan rasa simpati di rumah keluarga korban, Kampung Dayu, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Sunardi, ayah korban dan pensiunan tentara, berharap penanganan kasus Diklatsar Menwa UNS yang berujung kematian anaknya dapat segera terang, sehingga keadilan bisa segera ditegakkan.
"Setiap tamu datang untuk berbelasungkawa, ibunda Gilang tidak pernah bisa berkata-kata dan hanya melamun. Karena itu, kalau penanganan segera terang, tentu akan sangat membantu psikologi keluarga," ucap Sunardi pelan.
Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak, usai menghadiri perdamaian pendana bom bunuh diri Mako Polresta Surakarta dengan korbanya Ipda Bambang Adi Cahyanto, meminta semua pihak bersabar. Menurutnya, masih ada alat bukti tambahan dan keterangan ahli forensik yang dibutuhkan.
"Saat ini masih perlu dicermati tentang alat bukti yang menyangkut dokumen hasil autopsi yang membutuhkan keterangan ahli forensik. Kalau semua sudah mencukupi, segera dilaksanakan gelar perkara yang berlanjut kepada penetapan tersangka," tegas Ade.
Tiga hari sebelumnya, Dirreskrimum Kombes Djuhandy mendatangi penyidik Polresta Surakarta untuk memberikan asistensi agar penyidikan berjalan lebih mengerucut dan kuat telaah untuk alat bukti dari ahli forensik. "Sudah mengarah ke pidana, tetapi memang masih membutuhkan alat bukti dan keterangan ahli untuk menyimpulkan sebelum dilaksanakan penetapan tersangka," kata Djuhandy menjawab Media Indonesia.
Baca juga: Rektor UNS Dukung Gerakan Antikekerasan Seluruh UKM di Kampusnya
Tim penyidik dipimpin Kasatreskrim Komisaris Djohan Andika sekali lagi memerlukan penggeledahan kembali markas Menwa UNS. Ini untuk mengamankan sejumlah barang bukti yang bisa menjadi petunjuk dari proses penyidikan yang sudah berlangsung lebih sepekan itu. (OL-14)
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Pemanfaatan teknologi imersif dalam layanan kepustakaan merupakan terobosan penting yang jarang dilakukan oleh institusi publik.
Polemik dualisme Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat terus memanas.
Mahasiswa UNS diperkenalkan pada dasar-dasar layanan pinjaman daring (pindar), termasuk peran teknologi dalam menjembatani akses keuangan yang lebih cepat dan tepat guna.
Presiden Prabowo Subianto memilih Alila Solo sebagai tempat menginap saat menghadiri agenda peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di Surakarta.
Beasiswa RMR adalah program bantuan pendidikan untuk mahasiswa aktif semester 5 ke atas yang berdomisili dan memiliki KTP Surakarta.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved