Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLABORASI antara Polri, Peradi Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) bersama PT Gawi Bahandep Sawit Mekar (GBSM) berhasil melakukan vaksinasi dengan menjangkau langsung masyarakat pedesaan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kali ini, upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Kalteng menjangkau langsung masyarakat di Desa Baung, Desa Muara Dua dan Desa Jahitan di Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.
Wakil Ketua Bidang Pendidikan Khusus Profesi Advokat DPN Peradi SAI, Lintang Suryaningtyas mengatakan, kegiatan vaksinasi ini merupakan bentuk soliditas dan kolaborasi masyarakat dalam upaya menghadapi pandemi Covid-19.
"Ini bentuk kerjasama yang baik antara Polri, Triputra dan Peradi SAI dalam menyalurkan vaksin covid-19 untuk beberapa kawasan di Kalimantan Tengah yang belum terjangkau vaksin. Itulah pula kenapa kami langsung jemput bola menjangkau langsung masyarakat pedesaan," ungkap Lintang dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/11). Kegiatan vaksinasi sendiri sudah digelar pada 27-28 Oktober 2021 di Kantor GBSM di Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalteng.
Dijelaskan juga oleh General Manager GBSM, Japatar Banjarnahor bahwa komitmen melakukan vaksinasi ini merupakan upaya perusahaan untuk turut membantu pemerintah dalam pengendalian penyebaran Virus Covid-19. "Kami tentu berharap agar masyarakat kami di sini terutama di sekitar area konsensi bisa aman dari ancaman Virus Corona. Lebih dari itu percepatan vaksinasi memang sebaiknya harus menjangkau langsung masyarakat di desa-desa," ungkap Japatar.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan, kegiatan ini sangat penting dalam rangka akselerasi vaksinasi. "Kita punya target 70% di akhir tahun 2021 maka kegiatan ini adalah upaya yang patut kita apresiasi,” jelasnya.
Ikut memperlancar kegiatan ini adalah juga Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono dan para Kepala Desa serta Dinas Kesehatan setempat. Secara khusus Kepala Desa Jahitan, M Ahyar menyampaikan apresiasi dan terima kasih mewakili masyarakat atas pelaksanaan kegiatan ini. "Kegiatan ini sangat baik dan tepat sasaran karena menjangkau langsung masyarakat kami di desa. Kami apresiasi sekali," ucapnya.
Ketua Umum Peradi SAI, Juniver Girsang pun senang kolaborasi dalam rangka vaksinasi ini berjalan sukses. "Kami tentu berharap agar kegiatan yang baik ini bisa menjadi inspirasi untuk juga bisa menjangkau masyarakat lain di seluruh Nusantara yang belum mendapat akses vaksin, dan itu mereka ada di desa-desa sehingga kekebalan kelompok bisa segera tercapai dan pandemi ini juga bisa berakhir," ungkap Juniver.
Bersamaan dengan vaksinasi ini, penyelanggara juga menggelar bhakti sosial berupa pemberian sembako, masker dan alat-alat sekolah bagi warga desa penerima vaksin. (OL-13)
Baca Juga: Positif Covid-19 di Klaten Nihil, Warga Jangan Terlena
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved