Selasa 19 Oktober 2021, 18:20 WIB

Kredibilitas Gus Yahya Dinilai Teruji untuk Pimpin PBNU

mediaindonesia.com | Nusantara
Kredibilitas Gus Yahya Dinilai Teruji untuk Pimpin PBNU

Ist
KETUA Umum Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Lukman Khakim.

 

KETUA Umum Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Lukman Khakim mengapresiasi majunya KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dalam bursa pencalonan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Lukman menilai, pilihan Gus Yahya adalah tepat dalam kerangka meneruskan regenerasi yang lebih optimal bagi NU ke depan.

Menurut Lukman, Gus Yahya memiliki sederet modal kuat untuk memimpin organisasi keagamaan Islam terbesar di dunia tersebut. Modal itu antara lain bisa diukur dari integritas dan kiprah aktifnya dalam membesarkan NU selama ini.

"Gus Yahya adalah orang pesantren dan madrasah yang tidak diragukan lagi komitmennya terhadap kemajuan pendidikan bangsa ini. Toh begitu, beliau juga mampu menembus batas dunia di luar pesantren, bahkan hingga level global," ujar Lukman di Jakarta, Selasa (19/10).

Perhatian besar Gus Yahya terhadap pendidikan ini mutlak diperlukan pemimpin NU mendatang sebagai upaya membekali generasi bangsa dengan ilmu pengetahuan serta teknologi yang memadai. Strategi pengkaderan dan program pemberdayaan yang selama ini dijalankan Gus Yahya juga segaris dengan visi serta misi FKDT.


Baca juga: Pengurus NU Se-Aceh Dukung Said Aqil Siradj kembali Pimpin PBNU


"Kami melihat Gus Yahya adalah sosok berkualitas yang sangat potensial NU ke depan. Kredibilitasnya sudah teruji. Apalagi komitmen beliau untuk tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan politik praktis semakin menegaskan totalitasnya menjaga marwah NU," tandasnya.

Melihat beragam modal kapabilitas dan kredibilitas yang dimiliki Gus Yahya tersebut, dia sangat berharap Muktamar ke-34 NU yang akan berlangsung di Provinsi Lampung pada 23-25 Desember 2021 mendatang bisa aklamasi memilih. Dia juga berharap, kepengurusan PBNU ke depan juga semakin banyak diisi kaum muda yang memberikan perhatian besar ke bidang pendidikan agar NU bisa lebih berkualitas di tengah tuntutan zaman.

"Berpijak dari tantangan ini, estafet kepemimpinan di PBNU adalah sebuah keniscayaan yang tengah banyak diharapkan banyak kalangan," terangnya.

FKDT merupakan organisasi tempat berhimpun madrasah diniyah (madin) di Indonesia. Organisasi menjadi pilar penting pendidikan dini keagamaan Islam di Indonesia lantaran tak sekadar forum berkomunikasi, namun juga menjadi media merumuskan kurikulum madin. Jumlah madin di seluruh Indonesia saat ini mencapai sekitar 86.000. Adapun jumlah santri atau siswa mencapai hampir 7 juta orang dengan tenaga kependidikan sekitar 870 ribu orang. (RO/S-2)

Baca Juga

MI/Bayu Anggoro

Jabar Quick Response Bantu Korban Banjir Bandang di Garut

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 30 November 2021, 23:50 WIB
Tim JQR harus bekerja keras karena jalur menuju lokasi sempat terputus akibat longsoran dan jembatan penghubung desa yang...
MI/Bayu Anggoro

PDIP Diminta Beri Sanksi pada Junimart Girsang

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 30 November 2021, 23:45 WIB
Pemuda Pancasila Jawa Barat menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka dengan mendatangi kantor DPRD Jawa...
Dok. Pribadi

Nadiem Minta Germas BBI Aroma Maluku Tercium Lintas Benua 

👤Mediaindoensia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 23:31 WIB
Dia menjelaskan, berdasarkan catatan pelaut Portugis pada abad 16, Kepulauan Maluku disebut dengan Spice Island. Tenun Maluku juga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya