Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PEMERINTAH Kabupaten Lembata dinilai Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, salah satu Kabupaten yang berhasil menurunkan angka stunting hingga 2 persen.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Mathias Beyeng kepada wartawan mediaindonesia.com, Senin (18/10).
Mathias menyebutkan, pada pertemuan Gubernur dan seluruh Bupati dan para kepala dinas kesehatan se NTT, minggu lalu di Labuan Bajo, Kabupaten Lembata dinilai cukup berhasil menurunkan angka stunting hingga Dua persen.
Ia menjelaskan para bupati se- NTT komit menurunkan kasus stunting di NTT tahun 2022 hanya 10 persen dari jumlah bayi yang ditimbang.
Mathias Beyeng mengatakan pihaknya menetapkan sejumlah langkah guna
mewujudkan komitmen tersebut.
Langkah pertama kata Mathias Beyeng, dirinya melakukan pertemuan dengan
seluruh kepala Puskesmas dan petugas gizi untuk membicarakan masalah
stunting dan langkah-langkah yang harus diambil sehingga untuk tahun 2022 kasus stunting di Kabupaten Lembata hanya 10 persen.
Lebih lanjut Mathias Beyeng mengatakan petugas melakukan identifikasi
semua masalah terkait dengan penangan stunting.
Kedua merumuskan bersama langkah langkah pemecahan masalah. Ketiga
merumuskan apa- apa saja yang harus dilakukan untuk turunkan stunting.
Dan yang tak kala penting adalah masalah peran stakeholder yang lain
mislanya kader di desa, pemerintah desa, PKK desa yang mesti aktif dalam
penangaan masalah stunting.
Kadis Kesehatan Kabupaten Lembata juga mengatakan, setelah anak atau
bayi ditimbang berat badan di posyandu, maka mesti segera ditindaklanjut. Jika berat badannya kurang dan tinggi bayi tersebut juga kurang, maka segera dilakukan penangan bersama-sama baik oleh orang tua dan stake hoider yang ada di desa. (OL-13).
Baca Juga:Temukan Model Toleransi, Mahasiswa UNY Lulus PIMNAS ke-34
Masih tingginya kasus anemia akibat kekurangan zat besi pada anak Indonesia menjadi tantangan menuju Generasi Emas 2045.
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program Rumah Sehat BAZNAS Berau mengadakan program layanan pencegahan stunting dan upaya kesehatan kaise (UKK).
Keberhasilan Sergai dalam menurunkan angka stunting secara signifikan menjadi tolok ukur untuk pencapaian angka nol persen.
Menteri Wihaji menambahkan bahwa saat ini terdapat sekitar 15 ribu orangtua asuh yang siap diturunkan untuk mendukung program super prioritas di lapangan.
Turunnya angka stunting tak terlepas dari peran lintas sektor. Sebab, penanganan stunting tak bisa hanya dilakukan Dinas Kesehatan.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, menyoroti minimnya dukungan Pemprov terhadap kader posyandu.
PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) kembali melanjutkan program Aksi Sehat Bangun Bersama yang digelar di 80 desa wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T).
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membangun Hunian Tetap (Huntap) tahap pertama bagi para penyintas bencana erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) RI meminta klarifikasi kepada pemerintah Timor Leste terkait insiden penembakan terhadap seorang WNI di kawasan perbatasan.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, memimpin upacara penurunan bendera HUT ke-80 RI dengan khidmat.
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
DEPUTI Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Didiet Aditya menyebutkan transaksi QRIS di daerah itu memperlihatkan pertumbuhan yang signifikan selama periode Januari hingga Juni 2025.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved