Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG Kapolsek yang bertugas di wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) dicopot dari jabatannya karena diduga mengirim pesan bernada mesra kepada anak seorang tersangka.
Diketahui, Kapolsek yang identitasnya belum diungkap ini tengah diperiksa oleh bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulteng.
"Benar (Kapolsek yang bersangkutan) dibebastugaskan untuk pendalaman dan pemeriksaan," tutur Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Suprianto, Jumat (15/10).
Didik menerangkan pemeriksaan itu dilakukan usai adanya pemberitaan salah satu media lokal yang mendapat pengakuan dari diduga korban dalam perkara tersebut.
Baca juga :Polda Jabar Tangkap 89 Orang dari Yogyakarta Terkait Pinjol
Merujuk pada pemberitaan, korban berinisial S mengaku pernah dijanjikan bahwa ayahnya yang seorang tersangka akan dibebaskan apabila memenuhi keinginan Kapolsek.
Namun, Didik belum bisa membeberkan secara detil terkait materi pemeriksaan atau kebenaran insiden tersebut.
Hingga saat ini, kata Didik. pihaknya masih memproses pemeriksaan. (OK-2)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
AKSI unjuk rasa yang digelar Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) di depan kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pemprov Sulawesi Tengah melalui program Berani Sehat jamin masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir biaya atau kendala BPJS.
Langkah sistematis dalam menerapkan prosedur keselamatan dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak dasar tenaga kerja.
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved