Kamis 14 Oktober 2021, 17:11 WIB

Pemkab Cianjur Maksimalkan Layanan Mobile Vaksinasi Covid-19

Benny Bastiandy | Nusantara
Pemkab Cianjur Maksimalkan Layanan Mobile Vaksinasi Covid-19

MI/Benny Bastiandy
Mobile vaksinasi Covid-19 di Cianjur, Jawa Barat.

 

TIM mobile vaksinasi covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyisir sejumlah daerah. Mereka melaksanakan vaksinasi kepada berbagai kalangan.

Pada Kamis (14/10), vaksinasi covid-19 dilaksanakan di Kecamatan Pagelaran. Sasarannya, kalangan pelajar SMP sederajat, lanjut usia, dan masyarakat umum.

Sekretaris PMI Kabupaten Cianjur, Herry Hidayat, mengatakan tim mobile vaksinasi covid-19 merupakan gabungan dari berbagai elemen. Tim bergerak sejak 7 Agustus 2021 dengan sasaran pelaksanaan vaksinasi secara mobile di 10 kecamatan.

"Hari ini dilaksanakan di Kecamatan Pagelaran. Sebelumnya digelar di Kecamatan Bojongpicung, Ciranjang, Haurwangi, Sukaluyu, dan Sukanagara. Setelah dari Kecamatan Pagelaran, besok (Jumat) akan bergerak ke Cibinong, lusa (Sabtu) lanjut ke Cidaun, dan hari Minggu ke Naringgul," terang Herry, Kamis (14/10).

Hasil evaluasi yang sudah dilaksanakan di 6 kecamatan, kata Herry, semua berjalan lancar. Pada pelaksanaannya dibantu berbagai elemen seperti Relawan Baznas, LPBI NU, serta elemen lainnya.

"Setiap kegiatan, kekuatan personel tim mobile vaksinasi covid-19 lebih kurang 24 orang. Di sana ada tim vaksinator dan lainnya," jelas Herry.

Antusiasme masyarakat mendaftarkan diri sebagai peserta vaksin relatif cukup tinggi. Mereka mengapresiasi pola jemput bola vaksinasi bagi masyarakat, apalagi yang berada di pelosok atau yang belum tersentuh layanan vaksinasi covid-19.

"Kita kan tim mobile, jadi layanannya dilakukan langsung dengan mendatangi masyarakat. Kegiatan mobile vaksinasi ini juga membantu puskesmas menjangkau cakupan sasaran kalangan masyarakat," terangnya.

Di Kecamatan Pagelaran, pelaksanaan vaksinasi covid-19 disebar di lima titik. Di antaranya di Desa Sukamaju dan Situhiang. Di Desa Sukamaju pelaksanaannya dipusatkan di aula desa setempat. "Sasarannya 300 orang pelajar SMP sederajat," imbuhnya.

Herry berharap kegiatan jemput bola vaksinasi lebih memudahkan dan mendekatkan layanan kepada warga. Sehingga masyarakat tak perlu repot mendatangi sentra-sentra vaksinasi. "Mereka tak perlu pergi ke kota atau ke puskemas untuk vaksinasi. Kita layani dengan mendekati masyarakat," pungkasnya. (OL-15)

 

Baca Juga

Antara

Vaksinasi Lansia di Indramayu Baru 17 persen

👤Ant 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 22:58 WIB
Pasalnya, stok vaksin belum memenuhi...
Dok Kominfo

Pelatihan Active Selling, Agar UMKM Maluku Utara Moncer di Pasar Daring  

👤Iis Zatnika 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 21:59 WIB
Pelatihan diberikan daring dan luring dilakukan para fasilitator di setiap...
DOK MI

Polda Sumut Usut Tujuh Pinjol Diduga Ilegal

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 21:36 WIB
KEPOLISIAN Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) sedang mengusut tujuh usaha pinjaman online yang diduga...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya