Rabu 13 Oktober 2021, 20:10 WIB

Belum Ada Penerbangan Luar Negeri ke Bali

Ruta Suryana | Nusantara
Belum Ada Penerbangan Luar Negeri ke Bali

Antara/Fikri Yusuf.
Petugas melintas di terminal internasional menjelang pembukaan kembali penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Rabu (13/10).

 

PEMBUKAAN Bali untuk kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mulai Kamis (14/10) belum mendapat respons positif. Buktinya, penerbangan dari luar negeri ke Bali belum ada yang terkonfirmasi.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya saat dihubungi, Rabu (13/10), mengaku pihaknya belum menerima konfirmasi satu pun jadwal penerbangan luar negeri tujuan ke Bali. Itu berarti wisatawan belum ada yang hendak berkunjung ke Bali, Kamis (14/10).

Dari promosi yang disampaikan ke luar negeri, kata Suryawijaya, masa karantina di hotel selama lima hari dinilai masih terlalu lama sehingga wisman kurang tertarik datang ke Bali. Dia menyebutkan, rata-rata lama liburan wisatawan asal negara kawasan Asia berkisar tujuh hari, sehingga praktis tersisa hanya dua hari untuk berwisata.

Menurut Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung itu, masa karantina sebaiknya diambil jalan tengah, yakni tiga hari. "Sebab calon wisatawan di negaranya sudah dinyatakan hasil negatif PCR, terus kalau di bandara Ngurah Rai juga hasilnya negatif, mengapa masih harus karantina sampai lima hari?" ujar Suryawijaya yang juga Wakil Ketua PHRI Bali ini. Dia juga membandingkan dengan wisatawan domestik yang lebih longgar dan tidak ada karantina.

Terpisah, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar tetap ketat menertibkan penerapan protokol kesehatan (prokes) terhadap masyarakat dan tempat-tempat yang berpotensi terjadi pelanggaran. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan di sejumlah titik objek wisata pihaknya yang juga melibatkan hingga satgas desa adat tetap melakukan pemantauan rutin dalam tertib penerapan protokol kesehatan.

Selain itu objek-objek wisata di Kota Denpasar juga sudah dipasangi aplikasi PeduliLindungi, termasuk kesiapan sarana prasarana penunjang protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan. Terkait pembukaan kunjungan bagi wisatawan asing ke Bali mulai esok, Pemerintah Kota Denpasar juga sudah menyiapkan sembilan hotel berbintang dengan kapasitas 280 tempat tidur untuk keperluan masa karantina selama lima hari.

Baca juga: Pemprov Papua Diminta Jaga Fasilitas PON 

Mengenai ketentuan yang harus dilaksanakan petugas dalam menangani wisman sudah ada di Buku Panduan Penanganan Wisatawan Mancanegara yang diterbitkan Pemerintah Provinsi Bali. Dalam buku panduan itu, lanjut Dewa Rai, diatur tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) mulai dari kedatangan wisatawan di bandara, tiba di hotel tempat menginap sementara, SOP di tempat destinasi wisata, hingga SOP di isolasi terpusat. (OL-14)

Baca Juga

DOK MI

Pemkot Padang Gandeng Tokoh Agama Ajak Masyarakat Untuk Vaksinasi

👤Yose Hendra 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:06 WIB
PEMERINTAH Kota Padang, Sumatera Barat bersyukur mendapat dukungan langsung dari para ulama dan tokoh agama di Kota Padang untuk...
ANTARA/Aji Styawan

Kota Semarang PPKM Level 1, Pemkot Perluas Pelonggaran

👤Widhoroso 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 22:44 WIB
PEMERINTAH Kota Semarang, Jawa Tengah akan mengizinkan jumlah pengunjung mal dan pusat perbelanjaan hingga 100 persen dari kapasitas yang...
 ANTARA/Raisan Al Farisi

Eigerindo dan Jabar Quick Response Bantu Jawa Barat Capai Target Vaksinasi 37 Juta Warga

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 22:15 WIB
Vaksinasi Megamendung, Kabupaten Bogor, digagas Eigerindo bersama Jabar Quick Response dan Korem 061...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya