Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN penderita HIV/AIDS atau orang dengan HIV (ODHA) di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, melakukan vaksinasi Covid-19. Upaya ini untuk mendukung pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Radjabessy mengungkapkan, data penderita HIV/ AIDS atau ODHA di Kota Ternate yang sudah menjalani Vaksinasi Covid-19 sebanyak 42 Orang
"Baru 42 ODHA yang divaksin, karena penderita yang lain tidak bisa divaksin, lantaran ada penyakit penyerta," ungkap Nurbaity, Rabu (13/10).
Pemberian Vaksinasi Covid-19 kepada penderita ODHA ini, jelas Nurbaity, semata mata untuk memperkuat imunitas tubuh agar dapat terhindar dari wabah covid-19.
"Mereka dengan kesadaran sendiri mau melakukan vaksinasi Covid-19, guna memperkuat imunitas tubuh mereka," ujar Nurbaity
Sebelumnya, ungkap Nurbaity, ada 672 ODHA di Ternate. Dari jumlah itu sebanyak 103 orang meninggal dunia dan kini tersisa 569. "Dari data Dinas Kesehatan penderita HIV/AIDS di Ternate ini terdiri dari balita, SMA, ojek, ibu hamil, dan masyarakat umum," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 2 Orang, Sembuh 9 Orang
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Dinas Kesehatan Jawa Timur tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan kuratif dan pelaporan kasus, melainkan perlu memperkuat langkah preventif.
"Hasil pendataan kami, temuan HIV/AIDS selama 10 bulan mulai Januari-Oktober di Kota Sukabumi ada 124 kasus. Terdapat lima orang meninggal dunia,"
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Universitas Esa Unggul melalui akademisi dan pakar Mikrobiologi, memberikan pandangan dan informasi ilmiah terkini terkait perkembangan penanganan HIV/AIDS di dunia dan Indonesia.
Stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV bisa menghambat pengobatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved