Selasa 12 Oktober 2021, 09:50 WIB

Tebar Door Prize Angka Vaksinasi Covid-19 di NTB Melonjak

Yusuf Riaman | Nusantara
Tebar Door Prize Angka Vaksinasi Covid-19 di NTB Melonjak

MI/Yusuf Riaman
Sepeda gunung salah satu hadiah dari door prize untuk warga yang divaksinasi Covid-19 di NTB.

 

SATGAS Percepatan Persebaran Vaksinasi Provinsi NTB, terus berupaya menggenjot vaksinasi Covid-19 di daerah. Yakni dengan menebar berbagai door prize, no antrian warga yang akan divaksin diundi. Hasilnya terjadi lonjakan warga yang divaksin..

Seperti di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, yang akan menjadi lokasi gelaran World Superbike Mandalika (WSBK), 70 persen cakupan vaksin sebagai prasyarat penyelenggara WSBK, sudah terpenuhi, bahkan melampaui target.

Capaian ini tak lepas dari upaya Satgas yang terus berinovasi dalam teknis pelaksanaan vaksinasi di NTB. Yakni dengan memberikan door prize atau hadiah kejutan bagi masyarakat mau divaksinasi Covid-19. Hal ini terbukti mampu meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi di Lombok Tengah.

"Masyarakat yang nomor antrian vaksinnya terpilih saat diundi, kita beri door prize. Ini membantu meningkatkan angka partisipasi, masyarakat juga senang dan bahagia ikut program vaksinasi ini," kata Wakil Ketua Satgas Percepatan Persebaran Vaksinasi Provinsi NTB, Kombes Awan Hariyono, di Mataram, kemarin.

Door prize yang diberikan berupa alat elektronik seperti kipas angin, televisi, dan kulkas. Juga ada yang beruntung mendapatkan sepeda gunung.

Menurut Awan, selain memberikan doorprize untuk masyarakat, Satgas juga memberikan reward bagi para tenaga kesehatan dan petugas vaksinator yang berhasil meraih point terbanyak dalam program vaksinasi ini.

"Jadi nakes dan vaksinator yang banyak memobilisasi masyarakat dan mencatat vaksinasi terbanyak, kita juga beri reward penghargaan berupa tambahan dana operasional dan hadiah tunai sebagai penghargaan," katanya.

Awan mengatakan, upaya-upaya inovatif yang dilakukan Satgas merupakan arahan dari Kapolda NTB, Irjen Muhammad Iqbal yang memang sangat serius dalam percepatan persebaran vaksinasi di wilayah NTB ini.

"Arahan pak Kapolda untuk percepatan vaksinasi ini, kita tindaklanjuti dengan sejumlah inovasi agar persebaran vaksin bisa tercapai dengan maksimal di NTB," kata Awan yang juga menjabat Kabid Propam Polda NTB ini.

Satgas Percepatan Persebaran Vaksinasi Provinsi NTB merupakan tim Satgas gabungan dari Pemprov NTB, Polda NTB, dan Korem 162/WB, termasuk juga pemerintah kabupaten/kota se NTB yang terus bekerja mempercepat persebaran vaksinasi.

Awan menambahkan, percepatan dilakukan dengan berfokus untuk Lombok Tengah, mengingat kawasan Mandalika akan menjadi lokasi gelaran event internasional WSBK di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

"Dengan capaian vaksinasi yag maksimal dan sudah di atas 70 persen, maka NTB dan Lombok Tengah khususnya, sudah bisa menjadi tuan rumah yang baik, aman dan nyaman untuk gelaran WSBK yang diperkirakan ditonton ribuan orang dari berbagai belahan dunia," katanya.  (OL-13)

Baca Juga: Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk, GL Zoo Buka Biasa

Baca Juga

MI/Alexander P Taum

GGripet dan Idan Ataili, Urat Nadi Ekonomi Desa yang Luput Perhatian Pemda Lembata

👤Alexander P. Taum 🕔Senin 18 Oktober 2021, 09:05 WIB
PARA petani di Desa Ataili, Kecamatan Wulandoni,  Kabupaten Lembata, NTT andalkan jalan setapak berbahaya untuk jual hasil...
dok.ist

Kader dan Pengurus Partai Ummat di Batam Mengundurkan Diri Massal

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 08:30 WIB
KADER dan pengurus partai Ummat Kota Batam, Kepri mendeklarasikan pengunduran diri secara massal yang dilakukan di Lapangan WTB...
dok.mi

Dunia Terbalik, Anak Korban KDRT Lapor Polisi di Sumut Malah Jadi Tersangka

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 18 Oktober 2021, 06:25 WIB
ANAK korban KDRT di Pematangsiantar,Sumut laporkan ayahnya ke polisi malah ditetapkan sebagai tersangkai, kebetulan terlapor yang juga...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya