Jumat 08 Oktober 2021, 23:58 WIB

Sandiaga: Omah Budoyo Yogya Topang UMKM dan Industri Kreatif

Ant | Nusantara
Sandiaga: Omah Budoyo Yogya Topang UMKM dan Industri Kreatif

Dok Kemenparekraf
Sandaga Uno di Omah Budoyo, Yogyakarta

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan Omah Budoyo Jogja menopang dua pilar yang dapat memberikan dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja di kalangan masyarakat, yaitu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta kewirausahaan.

"Tempat ini akan segera dibuka, kita akan lihat bagaimana kehadiran tempat ini dapat memberikan dampak terhadap kebangkitan dan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif kita. Sehingga, pariwisata kita semakin berkualitas dan membuka peluang usaha dan lebih banyak lapangan kerja,” ungkapnya di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Jumat (8/10)

Omah Budoyo Jogja merupakan ruang rupa kreatif atau kantong budaya yang menghadirkan beragam produk-produk ekonomi kreatif mulai dari kriya, fesyen, serta kuliner. Berbagai produk kreatif tersebut merupakan hasil rancangan berbagai desainer yang diproduksi sepenuhnya oleh perajin lokal.

"Hari ini kita melihat satu kolaborasi antara artisan yang dikurasi oleh Pak Warwick Purser (kurator dan pemilik Omah Budoyo Jogja) yang mewakili berbagai unsur seni seperti kriya, fesyen, kuliner, dan beberapa produk lain yang dikemas sangat apik," tuturnya.

Dengan kurasi tersebut, produk-produk yang dihadirkan memiliki nilai serta kualitas yang tinggi dan siap masuk pasar internasional. Keberadaan Omah Budaya Jogja disebut memiliki empat zona yang dapat dinikmati wisatawan. Pertama, galeri eksibisi yang menjadi ruang bagi seniman untuk dapat memamerkan karya.

Setiap dua bulan sekali galeri ini dikatakan akan menghadirkan pameran karya dari seniman-seniman yang berbeda. Kemudian, terdapat restoran yang menyajikan makanan khas Jawa, serta pendopo yang akan menjadi ruang untuk berbagi ilmu melalui berbagai kelas yang dihadirkan. Antara lain kelas membatik, keramik, meditasi, yoga, kelas gamelan, dan macapat (puisi tradisional Jawa).

Selanjutnya ialah toko yang menghadirkan beragam produk-produk ekonomi kreatif mulai dari fesyen, aksesoris, perhiasan, dan furnitur. Selaku kurator dan pemilik Omah Budoyo Jogja, Warwick Purser, mengharapkan ruang rupa kreatif miliknya dapat memberikan dampak yang besar terhadap seniman-seniman lokal serta masyarakat umum. "Kita ingin menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat pada tradisi dan produk lokal agar bisa bersaing dengan produk luar karena dari sisi kualitas dan juga cerita, kita memiliki potensi yang sangat besar," pungkas politisi Partai Gerindra. (OL-8)

 

Baca Juga

MI/Solmi

Geo Fun Rafting 2021 Siap Digelar di Geopark Merangin

👤Solmi 🕔Senin 29 November 2021, 11:50 WIB
KAWASAN Geopark Merangin yang tengah dipersiapkan sebagai situs warisan dunia oleh Unesco (Unesco Global...
MI/Moat

Capaian Target PAD Dinkes Sikka Turun, Alasannya Pandemi

👤Gabriel Langga 🕔Senin 29 November 2021, 11:20 WIB
PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur tahun 2021 mengalami...
MI/Akhmad Safuan

Sepekan Banjir di Pekalongan Bikin Ribuan Pembatik Menganggur

👤Akhmad Safuan 🕔Senin 29 November 2021, 09:55 WIB
BANJIR lebih dari sepekan merendam Kota Pekalongan, Jawa tengah, mengakibatkan ribuan perajin dan usaha batik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya