Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyebut ada sekitar seribu orang yang mengungsi pascakericuhan antar suku pecah di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu (3/10).
Kejadian penyerangan itu menyebabkan satu orang meninggal dunia. Diketahui, masyarakat adat yang berasal dari Suku Yali diserang oleh suku Kimyal.
"Masyarakat yang mengamankan diri di Polres Yahukimo di perkirakan kurang lebih seribu orang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak," ucap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Senin (4/10).
Kamal menerangkan aksi penyerangan dilakukan secara terencana dan dipimpin langsung oleh Kepala suku umum Kimyal, Morome Keya Busup.
Keya, kata Ahmad, merencanakan penyerangan dengan membawa rombongan penyerang menggunakan dua unit mobil minibus.
Pemimpin suku Kimyal ini membawa panah hingga parang saat melakukan penyerangan.
"Saat ini Korban yang meninggal Dunia menjadi 6 Orang dan masih di semayamkan di RS Yahukimo, dimana satu di antaranya adalah pelaku," ucapnya.
Hingga saat ini, kata Ahmad, polisi masih melakukan penyidikan terhadap perkara tersebut.
Sejauh ini ada 52 orang dari Sukul Kimyal yang diduga menjadi pelaku penyerangan.
Kejadian penyerangan, kata Ahmad, diawali kedatangan massa suku Kimyal yang dipimpin Kepala suku umum Kimyal Morome Keya Busup, ke wilayah suku Yali.
"Pukul 12.50 WIT, personel Polres mendapat informasi dari warga bahwa telah terjadi penyerangan terhadap masyarakat suku yali sehingga Personil Polres Yahukimo berjumlah 20 (dua puluh) personil," terang Ahmad, Minggu (3/10).
Ahmad menyebut kelompok massa tersebut berhasil dihalau. Namun, kelompok massa kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat suku Yali yang berada di Hotel Nuri dilanjutkan dengan pembakaran gedung hotel. (Ykb/OL-09)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Sebagai hasil akhir, forum diskusi ini merumuskan sejumlah rekomendasi profesional yang akan disampaikan kepada pihak kepolisian terkait.
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved