Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DAERAH yang pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo akibat badai Seroja pada April 2021 ternyata lalai mengurus 120 siswa SDK Lewotolok 1. Mereka saat ini menjalani pembelajaran tatap muka (PTM) di bawah
naungan pohon dan tenda darurat.
Pada Sabtu (25/9) pagi, Mai Mai Sesilia Wasaru, siswi kelas 6 SDK Lewotolok 1, sudah bergegas ke sekolah. Pagi ini Mai ditugaskan menyiapkan terpal dan mengaturnya sebagai lantai ruangan kelas.
Ia harus beranjak dari pondok tempat ia dan keluarga mengungsi akibat rentetan bencana erupsi gunung berapi Ile Lewotolok dan banjir bandang menerjang desanya, Amakaka, 4 April 2021. Sejak disapu bencana banjir bandang, SDK Lewotolok Satu itu dipindahkan ke Kalabahi 2.
Kepala SDK Lewotolok Satu, Barnabas Butu, terpaksa memilih lokasi sekolah darurat di Kalabahi dua ini karena di sekitar itulah rata-rata warga korban badai Seroja asal Desa Amakaka mengungsi. Pemandangan memprihatinkan langsung menyambut, ketika kami mencapai lokasi sekolah darurat SDK Lewotolok Satu.
Tampak tenda bantuan berwarna putih sudah mulai koyak. Debu tebal menempel di dinding tenda itu. Di ruang kelas darurat itu, ibu guru Lidvina Deram sedang mengajar belasan siswa kelas satu dan dua sekaligus. Dua kelas ini terpaksa digabung karena ketiadaan sarana lain.
Hal serupa juga dialami siswa kelas 5 dan 6. Mereka harus berbagi ruangan yang sama dengan dua rombongan belajar berbeda. Guru Frans Ola Bagi mengajar siswa kelas 5, sedangkan Guru Wenseslaus Kuma mengajar siswa kelas 6.
Kedua guru itu harus pandai mengatur intonasi. Dengan demikian, suara tidak mengganggu guru dan siswa lain yang sedang belajar di ruangan yang sama. Seluruh siswa tampak duduk bersila di lantai terpal. Ada pula yang terpaksa mengambil posisi tiduran guna menghalau pegal karena duduk bersila.
Di arah utara, ada aktivitas belajar mengajar di bawah naungan Pohon asam. Guru Philpus Kelen, sedang mengajar siswa kelas 3. Sedangkan siswa kelas 4 sedang diajar oleh Ibu Modesta Telupun. Dua kelas ini pun berdampingan karena ada dua pohon asam rindang yang juga berdampingan. Di tempat itu, para siswa belajar hanya beralaskan terpal. Sedangkan para guru duduk di kursi plastik bantuan dan papan white board membantu proses belajar.
Mai mengaku dirinya tidak nyaman belajar di sekolah darurat. Ia mengatakan membutuhkan kursi, meja, buku, dan gedung untuk belajar lebih nyaman. "Saya meminta pemerintah tolong kami agar punya sekolah sehingga belajar lebih semangat lagi. Setiap hari jam 08.00-11.00 kami harus belajar di sekolah ini," ujar Sesilia.
Baca juga: Jatim Bantah Ada Klaster Pembelajaran Tatap Muka
Usai mengajar, Guru Wenseslaus Kuma menjelaskan, meski dengan kondisi darurat, dirinya memiliki beban moril jika tidak mengajar anak-anak sekolah yang telah dibimbingnya dari kelas 1 hingga kelas 6 saat ini. "Kami sedang menanti realisasi bantuan dari anggota Komisi IV DPR Sulaiman Hamzah untuk membangun gedung sekolah karena akan musim hujan," ujar Kepala SDK Lewotolok I, Bernadus Butu, Sabtu (25/9). Anggota DPR asal Partai Nasdem itu menjanjikan bantuan berupa 200 lembar seng, uang tunai Rp20 juta, dan white board 8 unit. (OL-14)
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
SENJA baru saja turun di Taman Kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/11), ketika satu per satu obor mulai menyala.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
SEKOLAH menengah atas terbuka (SMA-T) atau sekolah menengah swasta yang disiapkan pemerintah bagi siswa SMP yang dinyatakan tidak lolos PPDB
Melalui outing class diharapkan siswa dapat menemukan secara langsung pengetahuan yang selama ini mereka sudah pelajari secara teori di dalam kelas
Pertumbuhan mata minus yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit mata di kemudian hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved