Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Klimatologi (Staklim) Sleman, BMKG Yogyakarta menginformasikan pada siang hingga sore, hari Minggu (26/9) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, dimungkinkan terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang, petir atau kilat.
"Ini dapat terjadi di wilayah Sleman dan Kulonprogo bagian utara. Sedangkan di Gunungkidul bagian timur berpotensi terjadi hujan ringan,"
kata Kepala Staklim Sleman Reni Kraningtyas, Minggu (26/9) di Yogyakarta.
Baca juga: Tiba di Oksibil, Pengungsi Kiwirok Diberikan Trauma Healing
Dalam informasi prakiraan cuaca di DIY, Minggu (26/9) yang berlaku 24 jam mulai pukul 07.00 WIB, Reni lebih lanjut mengatakan, pada pagi hari di DIY cerah berawan dan malam hingga dinihari berikutnya berawan.
Menurut Reni, tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY berkisar 2,5 hingga 4 meter atau masuk kategori tinggi. "Angin bertiup dari arah timur - tenggara dengan kecepatan maksimum 30 kilometer per jam," katanya.
Sementara suhu udara pada kisaran 22-32 derajat Celsius dengan kelembapan udara pada kisaran 60-100 persen. (H-3)
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved