Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat mengantisipasi ancaman penyebaran Covid-19 gelombang ketiga. Vaksinasi Covid-19 terus digencarkan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menjelaskan kasus Covid-19 di Kota Cirebon saat ini sudah melandai. “Tapi masih ada," tutur Agus, Selasa (21/9).
Kasus aktif Covid-19 saat ini masih 38 orang dan masih memiliki potensi untuk menyebar karena berada di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, lanjut Agus, Pemkot Cirebon tidak menghentikan upaya testing, tracing dan treatment agar penyebaran Covid-19 tidak meluas.
Sekalipun melandai, Pemkot Cirebon tetap mewaspadai gelombang ketiga penyebaran Covid-19. Diprediksi gelombang ketiga penyebaran Covid-19 terjadi pada Desember mendatang seiring dengan adanya libur natal dan tahun baru.
"Karena memang ada korelasi sangat erat antara mobilitas masyarakat dengan peningkatan kasus," tutur Agus. Seperti terjadi pada gelombang kedua Covid-19 yang terjadi usai libur Idul Fitri.
Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 gelombang ketiga, Pemkot Cirebon akan mematuhi instruksi yang dibuat oleh pemerintah pusat. "Pasti ada kebijakan lagi dari pemerintah. Kita akan patuhi," tegas Agus.
Selain itu Pemkot Cirebon juga terus meningkatkan vaksinasi Covid-19. Dimana saat ini, cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon sudah mencapai 67 persen. Ini berarti sedikit lagi kekebalan komunitas atau herd immunity tercipta di Kota Cirebon. "Untuk ketersediaan vaksin juga ada, tutur Agus.
Hanya saja, jelas dia, vaksin yang ada saat ini sasarannya sudah ditentukan. Misalnya, untuk vaksinasi Covid-19 kedua. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan TNI/Polri dan komunitas lainnya untuk memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon. Jika vaksinnya mencukupi Agus yakin seluruh warga Kota Cirebon sudah mendapatkan vaksin Covid-19 Desember 2021 mendatang. (OL-13)
Baca Juga: PT. Timah Tenggelamkan 1.920 Terumbu Karang Buatan di Babel
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Perlancar aliran air saat hujan deras turun, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan di Kota Cirebon.
Pada 2025 lalu, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved