Senin 20 September 2021, 19:52 WIB

Kapolda Sumut Perintahkan Tak Ada Razia Pada Operasi Patuh Toba 2021

Yoseph Pencawan | Nusantara
Kapolda Sumut Perintahkan Tak Ada Razia Pada Operasi Patuh Toba 2021

MI/Yoseph Pencawan
Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak (kiri) dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (dua kanan) saat apel pasukan Patuh Toba 2021.

 

KAPOLDA Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak memerintahkan jajarannya untuk tidak melakukan razia dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2021. Perintah itu dikeluarkannya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan "Patuh Toba 2021" di Mapolda Sumut, Medan, Senin (20/9).

"Saya minta tidak melaksanakan razia atau tindakan lain yang membuat masyarakat tidak simpatik kepada kita semua," perintah Kapolda.

Kapolda mengatakan, operasi ini memiliki dua tujuan utama. Pertama adalah meningkatkan ketaatan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) sehingga dapat mendorong pengendalian penularan Covid-19. Sedangkan tujuan utama kedua yakni meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.

Dalam melaksanakan operasi ini Kapolda memerintahkan agar para personelnya melakukan tindakan yang simpatik dan humanis. Personel yang bertugas diperintahkan memberikan edukasi prokes dan tertib lalu lintas, serta melaksanakan kegiatan penyuluhan dan edukasi terkait prokes dan ketentuan mobilitas masyarakat, terutama dari satu darah ke daerah lain.

Dalam pelaksanaan operasi yamg berlangsung selama 14 hari ini, atau dari 20 September hingga 3 Oktober 2021, Polda Sumut mengerahkan 1.195 peprsonel. Jumlah ini ditambah dukungan personel dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan unsur kekuatan masyarakat lain.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meyakini operasi kepolisian ini akan mampu membantu menekan penularan Covid-19. "Untuk memutus rantai penyebaran perlu bantuan dan dukungan setiap pihak. Kita apresiasi Polda Sumut yang menggelar operasi ini dan berharap kesadaran disiplin lalu lintas dan protokol kesehatan masyarakat dapat meningkat," kata Edy. (OL-15)

Baca Juga

MI/Kristiadi.

Polres Tasikmalaya Temukan Ladang Pohon Ganja di Kebun Cabai

👤Kristiadi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 17:17 WIB
Pelaku menanam pohon ganja di perbukitan itu dilakukan dengan sistem tumpang sari dan penanaman pohon memiliki jaraknya antara dua meter...
ANTARA

Distribusi BBM Ke SPBU Di Sumut Kembali Normal

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 18 Oktober 2021, 17:14 WIB
PT Pertamina Patra Niaga telah menormalkan distribusi BBM ke SPBU di wilayah Sumatra Utara yang sempat terkendala dalam beberapa hari...
MI/Ruta Suryana

Puluhan Rumah di Bangkalan Rusak Diterjang Angin Kencang

👤Mohammad Ghazi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 17:11 WIB
PULUHAN rumah di Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, rusak akibat angin...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya