Kamis 02 September 2021, 20:38 WIB

Upaya Penyelundupan Ribuan Burung Melalui Pelabuhan Ende Digagalkan

Gabriel Langga | Nusantara
Upaya Penyelundupan Ribuan Burung Melalui Pelabuhan Ende Digagalkan

MI/Gabriel Langga
Petugas Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Ende, NTT menggagalkan upaya penyelundupan ribuan burung, Kamis (2/9).

 

PETUGAS Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Ende, Nusa Tenggara Timur menggagalkan upaya penyelundupan ribuan burung yang disembunyikan di dalam mobil, Kamis (2/9). Ribuan burung ini rencananya hendak dikirim ke Surabaya menggunakan Kapal Motor Niki Sejahtera melalui Pelabuhan Laut Ende, Ende.

Pejabat Karantina Pertanian Ende, Inosensius Wilton Dumbaris mengatakan ribuan burung tersebut berasal Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores dan akan dikirim ke Surabaya namun tidak dilengkapi dokumen. ibuan ekor burung tersebut disembunyikan di dalam 29 kotak kardus yang diletakkan di dalam mobil. Burung-burung yang coba diselundupkan antara lain burung kacamata wallacea, decu belang, anis kembang, dan burung bondol peking.

"Saat melakukan pengawasan terhadap keberangkatan KM Niki Sejahtera, kami mencurigai dua buah mobil yang mengeluarkan suara burung. Setelah diperiksa ternyata benar puluhan kotak dus berisi ribuan burung akan dibawa ke Surabaya," tutur Inosensius

Sementara itu, Andreas Dewa selaku Koordinator Pengawasan dan Penindakan menambahkan ribuan burung tersebut telah diserahkan ke pihak BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) wilayah Kabupaten Ende.

"Burung-burung tersebut sudah diserahkan ke BKSDA. Tadi juga ikut pelepasan burung-burung tersebut di daerah Detusoko, Kabupaten Ende. Tadi burung-burung itu sudah dilepas oleh BKSDA," papar dia.

Kepala Karantina Pertanian Ende Kostan menyampaikan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dalam tupoksi yang tertuang kami berkewajiban untuk melakukan pengawasan dan/atau pengendalian terhadap satwa liar dan satwa yang dilindungi.

"Kita terus melakukan pengawasan. Sudah berapa kali kita gagalkan penyelundupan berbagai satwa liar yang menggunakan moda transportasi laut. Jadi burung-burung yang hasil kita gagalkan itu sudah dilepas di Detusoko," pungkas dia. (OL-15)

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pemkot Bandung Minta Warga Beli Migor Secukupnya, Jangan Panik

👤Naviandri 🕔Kamis 20 Januari 2022, 13:30 WIB
PEMKOT Bandung, memastikan penetapan minyak goreng kemasan premium satu harga Rp14 ribu per liter, akan terus berlangsung  hingga enam...
AFP

Ratusan Kios Pasar Karangawen Demak Hangus Terbakar

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 20 Januari 2022, 13:00 WIB
DIDUGA api berasal dari sebuah warung bakso, ratusan kios di Pasar Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah alami...
MI/Alexander P Taum

Dipecat karena di WC Bersama Istri Orang, Gabriel Raring Gugat DPP PDI Perjuangan

👤Alexander P. Taum 🕔Kamis 20 Januari 2022, 12:00 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Lembata, Marianus Gabriel Pole Raring, menggugat DPP, DPD dan DPC PDI Perjuangan Lembata ke PN Lembata karena...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya