Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat disertai angin kencang dan kilat, berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia seperti di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.
Dalam peringatan dini cuaca yang dikutip dari laman BMKG di Jakarta, Kamis (2/9) disebutkan, prakiraan hujan lebat disertai angin dan petir berpotensi terjadi Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung.
Provinsi lain yang berpotensi mengalami hal serupa adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Sementara hujan dengan intensitas lebih ringan dapat terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi dan Kalimantan Selatan.
BMKG juga memprakirakan potensi angin kencang dapat terjadi di wilayah di Aceh, Bali dan Nusa Tenggara Timur.
Terkait potensi hujan tersebut, BMKG memperingatkan beberapa daerah masuk dalam kategori waspada banjir pada hari ini seperti Bengkulu, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Wilayah lain yang masuk kategori waspada banjir yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Potensi hujan di beberapa wilayah itu sendiri disebabkan adanya faktor sirkulasi siklonik yang membentuk daerah pertemuan kecepatan angin atau konvergensi di beberapa titik seperti memanjang di Aceh dan perairan barat Lampung dan di Jawa Tengah.
Situasi yang sama terpantau juga di perairan selatan Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, dari Sulawesi Tenggara hingga Selat Makassar, di perairan selatan NTT, di Maluku, di Papua Barat dan Papua. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Moderna Sebut Vaksin di Jepang Tercemar Baja
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
Berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran bagi kita agar mampu memitigasi sejumlah potensi bencana di tanah air.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved