Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) mendapat dukungan dari Aktivis 98.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis (PPJNA) 98, Abdul Salam Nur Ahmad, menegaskan, pemberantasan korupsi merupakan amanah agenda reformasi.
Menurutnya, Presiden Jokowi memiliki komitmen tegas terhadap agenda
pemberantasan korupsi dan penyelamatan aset-aset negara yang dirampok
para koruptor. Salah satunya menuntaskan kasus BLBI yang tidak
diselesaikan oleh presiden sebelumnya.
"Sebagai bentuk komitmen dan ketegasannya, Presiden Jokowi telah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI," tegas Abdul Salam di Bandung, Selasa (31/8).
Mengacu pada Keppres tersebut, lanjut Abdul Salam, terdapat lima menteri serta Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai pengarah Satuan Tugas (Satgas) BLBI. Satgas akan melakukan penelusuran semua aset negara yang berkaitan dengan BLBI.
Abdul Salam pun mendukung Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD yang menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen
mengejar seluruh aset BLBI yang harus dikembalikan kepada negara yang
jumlahnya lebih dari Rp108 triliun.
"Satgas BLBI jangan pandang bulu dan tebang pilih. Kejar, selamatkan
aset-aset, kembalikan pada negara," tegasnya.
Bahkan, Abdul Salam menyatakan, jika para obligor BLBI tak mau bekerja sama mengembalikan aset-aset tersebut, pihaknya mendesak agar mereka
ditangkap, diadili, dan dipenjarakan.
Mereka sudah jelas telah merampok uang negara, uang rakyat Indonesia
yang semestinya dituntaskan oleh presiden sebelum Jokowi. "Para obligor
BLBI yang telah merampok bebas pesta pora di atas penderitaan rakyat,"
katanya.
Senada dengan Abdul Salam, Ketua Barikade 98 Jabar, Budy Hermansyah,
menyatakan, sebagai barisan pendukung Jokowi, pihaknya siap pasang badan mendukung langkah Presiden Jokowi bersama Satgas BLBI dalam
menyelamatkan aset-aset negara dan memenjarakan para pengemplang BLBI.
"Siapapun yang terlibat atas kasus perampokan BLBI harus dituntaskan dan diadili karena mereka sudah jelas-jelas merampok uang negara Rp108
triliun lebih," katanya. (N-2)
Kasus itu menjadi bagian dari megakorupsi yang berhasil diungkap. Perkara ini masuk ke dalam daftar perkara korupsi yang merugikan keuangan negara dengan nilai sangat fantastis.
Indonesia memiliki sejarah kelam terkait kasus-kasus korupsi yang tidak hanya mengakibatkan kerugian materi, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Satgas BLBI telah menyita dan melelang barang milik Marimutu Sinivasan karena bos Texmaco itu tak kunjung membayar utang ke negara.
Masih ada 21 obligor pengemplang BLBI dengan nilai tagih Rp34 triliun dan 419 debitur yang menjadi prioritas dengan nilai tagih sebesar Rp38,9 triliun dan US$4,5 miliar.
KEBERADAAN buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Marimutu Sinivasan tak diketahui usai ditangkap pihak Imigrasi Entikong, Kalimantan Barat, pada Minggu (8/9).
Penangkapan dilakukan saat Petugas Imigrasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong mencegah keberangkatan pria 87 tahun itu ke Kuching, Malaysia.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
Kritik pemerintah soal bencana Sumatra berujung teror. Konten kreator dan aktivis alami ancaman hingga doxing.
Dua aktivis di Kota Semarang, Adetya Pramandira (26) dan Fathul Munif (28) ditahan Polrestabes Semarang diduga berkaitan dengan unggahan di media sosial terkait aksi pada Agustus 2025 lalu.
Imbauan ditulis tangan disebarkan aktivis Pati yang menjenguknya dan ditujukan kepada warga Pati dan pendukungnya.
AFFA menggelar aksi damai di depan Plataran Hutan Kota, menyerukan agar perusahaan hotel mewah Plataran Group segera berkomitmen terhadap kebijakan telur bebas sangkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved