Kamis 26 Agustus 2021, 12:10 WIB

Minim Tanaman Pangan, Labura Jangan Perbanyak Pohon Sawit

Yoseph Pencawan | Nusantara
Minim Tanaman Pangan, Labura Jangan Perbanyak Pohon Sawit

MI/Panca Syurkani
Perkebunan kelapa sawit

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara meminta Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) untuk memperbanyak tanaman pangan di daerahnya, dan menekan perluasan perkebunan sawit.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut Azhar Harahap mengatakan, Gubernur Edy Rahmayadi telah mendorong Kabupaten Labura untuk dapat menjadi contoh daerah dengan ketahanan pangan yang baik.

"Dengan ketahanan pangan yang baik Kabupaten Labura bisa berkembang lebih cepat," ujarnya, Kamis (26/8).

Salah satunya diarahkan kepada para kepala desa dengan meminta mereka mengajak petani untuk meningkatkan budidaya tanaman pangan.

Kabupaten Labura juga diminta untuk tidak memperluas perkebunan kelapa sawit. Perluasan agar dilakukan terhadap tanaman pangan dengan melihat karakteristik daerah.

"Perlu dikaji tanaman pangan apa yang cocok ditanam di situ. Atau paling tidak, rumah tangga menanam cabai, sayuran, atau yang lain," ujar Azhar.

Dengan kondisi alam yang dimiliki seharusnya Labura mampu menjadi contoh, daerah dengan ketahanan pangan yang baik. Sehingga angka produktifitas tanaman pangan yang ada saat ini dapat diubah.

Yang mana meskipun produksi berasnya surplus, tetapi komoditas pangan lain, seperti jagung, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih dan
kentang, masih defisit.

Jagung misalnya, Labura baru mampu memproduksi 29% dari hasil pertanian dan perkebunannya. Kemudian cabai merah 2% dan cabai rawit 7%.

Produksi bawang merah, bawang putih dan kentang di Labura bahkan masih di angka 0%. Dengan kondisi itu, produksi bahan pangan strategis di Labura dinilai masih sangat rendah.

Labuhanbatu Utara merupakan salah satu kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Labuhanbatu yang terdiri dari delapan kecamatan. Labuhanbatu dimekarkan menjadi 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Dalam Review RPJM 2014-2018, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Labura melaporkan bahwa sebagian besar daerahnya ditutupi perkebunan tropis homogen, persawahan, perkampungan dan sebagian besar perkebunan kelapa sawit.(OL-13)

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,8 di Tojounauna tidak Berpotensi Tsunami

 

Baca Juga

MI/Rommy Pujianto

Inilah Aksi-Aksi Satpam Bank Menjaga Keamanan Nasabah dan Karyawan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:48 WIB
Dikenal ramah, murah senyum pada nasabah, satpam bank berikut memiliki keberanian yang tak diragukan demi keamanan...
MI/M Ghozi

Kesulitan Pupuk ZA Lantaran Keterlambatan Transportasi

👤Tosiani 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:36 WIB
Menurutnya, ada pergeseran tanam tembakau pada musim tahun ini, sehingga pemupukan juga bergeser dari April menjadi...
MI/HO

Sahabat Banjir Gelar Aksi Sosial untuk Korban Banjir Rob Semarang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:36 WIB
Tina Indrawati, yang merupakan Ketua DPC Kota Semarang, menyampaikan bahwa bantuan itu merupakan murni gotong royong dari para relawan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya