Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kabupaten Kudus menemukan pendaftar fiktif atau tidak memiliki Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini ditemukan saat dilakukan verifikasi Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap tiga tahun 2021.
Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan proses verifikasi 5.336 berkas yang dikumpulkan pemohon. Di mana dari total yang masuk terdapat beberapa pendaftar yang tidak memiliki UMKM tetap mendaftar.
"Kami masih melakukan verifikasi 5.336 berkas. Tetapi kami sudah menemukan beberapa pendaftar UMKM fiktif," kata Rini saat dikonfirmasi awak media Selasa (10/8/21).
Pihaknya menegaskan bagi pendaftar yang tidak memiliki UMKM yang menjadi persyaratan mendapatkan bantuan dipastikan gugur. Terlebih salah satu persyaratan di BPUM ini harus melampirkan foto pendaftar bersamaan dengan usaha yang dimiliki.
"Alasannya mungkin mumpung ada kesempatan, mereka iseng-iseng daftar. Padahal tidak punya UMKM. Lima persen di antaranya pendaftar fiktif," jelasnya.
Belum diketahui jumlah penerima BPUM tahap tiga bagi warga Kudus. Namun, dia memastikan besaran pencairan yang didapat per orang sebesar Rp1,2 juta. Saat ini pihaknya masih terus melakukan verifikasi. Verifikasi itu meliputi kelengkapan administrasi. Seperti mencocokkan data yang telah diinput melalui link pendaftaran BPUM, sebagai antisipasi cegah penerima ganda.
"Pekan ini kami selesaikan verifikasinya. Rencananya pekan depan berkasnya kami kirim ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah untuk diteruskan ke Kementerian Koperasi," tuturnya. (JA/OL-10)
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Ia menegaskan Bank Jakarta menyambut peluang penempatan dana berikutnya dari pemerintah pusat.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
BPUM merupakan salah satu program yang dicanangkan pemerintah dalam rangka penanggulangan ekonomi nasional.
Pendaftaran dilakukan dengan mengisi form melalui http://bit.ly/pendaftaranbpumtemanggung dengan menyiapkan eKTP, KK, NIB, dan SKU.
KEMENTERIAN Koperasi dan UKM berkoordinasi dan evaluasi penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 dengan pemerintah daerah.
Eddy menambahkan, sampai akhir Agustus 2021, Kemenkop UKM berharap bahwa penerima BPUM dapat mencapai target dan menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro.
Sampai dengan saat ini, tercatat jumlah penerima BPUM 2021 melalui BRI berjumlah 8,2 juta penerima dengan total jumlah bantuan yang disalurkan sebesar Rp9,84 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved