Rabu 21 Juli 2021, 06:30 WIB

Ditegur Mendagri, Pemprov Sumsel Langsung Bayar Insentif Nakes

Dwi Apriani | Nusantara
Ditegur Mendagri, Pemprov Sumsel Langsung Bayar Insentif Nakes

MI/Ramdani
Insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yang belum dibayar sejak Januari akhirnya cair setelah Mendagri Tito menyurati para kepala daerah.

 

SURAT teguran secara tertulis yang dilayangkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terkait tertundanya pembayaran insentif nakes mendapat respon cepat.

Terhitung, Senin (19/7), insentif bagi 500 nakes yang ada di Sumsel langsung dicairkan. "Insentif sudah clear. Sudah kita transfer hari ini," kata Gubernur Sumsel Herman Deru.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy melalui Sekretaris Dinas, dr Trisnawarman mengatakan, pencairan insentif dilakukan ke rekening masing-masing nakes. "Mudah-mudahan sore ini sudah masuk semuanya," kata Trisnawarman.

Menurutnya, anggaran yang dikeluarkan untuk pembayaran insentif mencapaiRp5,2 miliar. Jumlah tersebut untuk membayar insentif nakes dari Januari- Juni 2021.

"Kalau jumlah nakesnya untuk yang di provinsi saja sekitar 500 orang. Tersebar di RSUD Siti Fatimah, RS Ernaldi Bahar, rumah sehat Wisma Atlet dan satgas," ujarnya.

Dijelaskan, pemberian insentif bervariasi. Sebab, ada beberapa nakes yang dicairkan di bulan tertentu. "Seperti yang bertugas di rumah sehat kan itu baru bulan Mei mulainya. Terus ada juga yang sudah terima di bulan-bulan tertentu. Jadi besarannya bervariasi tiap nakes," terangnya.

Ia mengatakan, untuk besaran per bulan tetap mengacu pada aturan lama. Yakni untuk dokter spesialis sebesar Rp15 juta, dokter umum Rp10 juta, perawat Rp7,5 juta dan jenis nakes lainnya Rp5 juta. Anggaran insentif nakes tahun ini telah dianggarkan sebesar Rp51,2 miliar.

"Jadi untuk Januari sampai Desember Rp51,2 miliar. Itu untuk insentif nakes maupun vaksinator. Kalaupun kurang akan dianggarkan lagi di APBD Perubahan. Sebab kita ada rencana penambahan nakes maupun vaksinator mengingat angka penyebaran Covid-19 yang masih tinggi," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Positif (Lagi) Bupati Karawang Jalani Isolasi Mandiri

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan.

Akpol 91 dan Polresta Banyumas Sediakan 4.000 Dosis Vaksin kepada Warga

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:42 WIB
Kegiatan vaksinasi gratis ini dalam rangka 30 tahun mengabdi Akpol 91. Selain di Polresta Banyumas, vaksinasi berlangsung di Polsek serta...
MI/Supardji Rasban

1.200 Difabel di Kabupaten Tegal Mendapat Vaksinasi Covid-19

👤Supardji Rasban 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:22 WIB
SEBANYAK 1.200 warga berkebutuhan khusus atau difabel di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mendapat vaksinasi...
MI/Bayu Anggoro

Pemkot Bandung Izinkan Pasar Kembali Dibuka

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:10 WIB
PEMERINTAH Kota Bandung, Jawa Barat mulai membuka aktivitas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya