Selasa 06 Juli 2021, 15:10 WIB

Tukang Bubur Ayam Langgar PPKM Darurat Divonis Denda Rp5 Juta

Kristiadi | Nusantara
Tukang Bubur Ayam Langgar PPKM Darurat Divonis Denda Rp5 Juta

MI/Kristiadi.
Pengadilan Negeri Kelas I A Tasikmalaya menggelar sidang perdanasecara virtual PPKM darurat dengan terdakwa seorang tukang bubur ayam.

 

PENGADILAN Negeri (PN) Kelas I A Tasikmalaya secara virtual menggelar sidang pertama bagi pelanggar di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, Selasa (6/7). Dalam sidang tipiring di halaman taman Kota Tasikmalaya, menghadirkan tukang bubur ayam yang telah melanggar.

 Ia memvonis seorang tukang bubur yang melanggar aturan PPKM darurat dengan denda sebesar Rp5 juta subsider kurungan 5 hari penjara.
 
Putusan tersebut dilakukannya dalam sidang di tempat secara virtual di halaman Kantor Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di depan Taman Kota Tasikmalaya. Terdakwa hadir termasuk dua saksi di dalam kegiatan PPKM darurat.

"Sidang tipiring pertama yang dilakukan oleh terdakwa mengakui dan terbukti melakukan perbuatannya melanggar PPKM darurat dan terdakwa terbukti melanggar Pasal 34 ayat 1 juncto Pasal 21i ayat 2 huruf f dan g Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2018," katanya, Selasa (6/7).

Terdakwa divonis denda sebesar Rp 5 juta atau kurungan 5 hari penjara karena perbuatannya melayani makan di tempat bagi konsumen di warung bubur malam miliknya yang terkenal khas Kota Tasikmalaya. "Sidang perdana bagi pelanggar PPKM darurat yang dilakukannya di Kota Tasikmalaya telah menghadirkan saksi dari aparat kepolisian dan saksi terdakwa," ujarnya.

Pemilik bubur ayam sekaligus saksi, Endang, 40, mengatakan, mengaku keberatan atas vonis terhadap adik kandungnya berinisial SL, 28. Dalihnya, terdakwa telah mengakui kesalahan melayani konsumen makan di tempat selama PPKM Darurat diberlakukan.

 

"Saya berjualan biasa sampai jam 06.00 WIB dan sekarang harus membayar denda sampai Rp5 juta sangat keberatan. Kejadian awal ada empat pembeli bubur dan sudah diberikan teguran supaya mereka jangan makan di sini mengingat pemerintah telah memberlakukan PPKM, tetapi yang beli tetap memaksa hingga terkena razia," paparnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/DJOKO SARDJONO

Ketua DPR RI Tebar 300 Ribu Benih Ikan di Polanharjo, Klaten

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 20 Januari 2022, 21:55 WIB
 Puan Maharani dan rombongan mengunjungi Ketjeh Resto, tempat wisata dan rekreasi keluarga di Desa Wangen,...
MI/WIDJAJADI

Puan Resmikan Pengoperasian Pasar Legi Surakarta

👤Widjajadi 🕔Kamis 20 Januari 2022, 21:50 WIB
Peresmian Pasar Legi masih diwarnai kekurangan bangunan di sejumlah...
DOK MI

DBD Mulai Mewabah di Manggarai Barat

👤John Lewar 🕔Kamis 20 Januari 2022, 21:47 WIB
DINAS Kesehatan (Dinkes) Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya