Senin 05 Juli 2021, 13:15 WIB

Ruang IGD di Belasan RS di Surabaya Tutup

Faishol Taselan | Nusantara
Ruang IGD di Belasan RS di Surabaya Tutup

Antara
Petugas tenaga kesehatan membawa tempat tidur pasien yang telah dibersihkan di depan Instalasi Gawat Darurat RSUD Cibabat, Cimahi, Jabar.

 

BELASAN rumah sakit di Surabaya, memilih menutup sementara Instalasi Gawat Darurat (IGD) bagi pasien Covid-19 maupun non Covid-19, karena
kapasitas rumah sakit tersebut sudah penuh.

Diantara rumah sakit yang memilih menutup IGDnya, yakni RSI Jemursari RSI Ahmad Yani,  RS Royal, RS Wiyung Sejahtera, RS PHC, RS Adi Husada Undaan Wetan, RS Adi Husada Kapasari, RS Premiere, RS National Hospital, RS Al Irsyad, 11. RS Gotong Royong, RS RKZ, RS William Booth.

Dokter Aditya Bhayusakti dari Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya mengatakan untuk sementara pihakya tidak menerima pasien Covid-19 maupun
Non-Covid-19 di IGD selama tiga hari ke depan, sampai Senin (5/7/).

"IGD penuh dan ruangan lain juga, selain itu, nakes juga jumlahnya sangat terbatas sementara pasien terus berdatangan. Ini yang menjadi pertimbanga," ujarnya.

Dokter Partono Kepala IGD RS Adi Husada Kapasari saat dihubungi juga membenarkan tentang pengumuman penutupan IGD bagi pasien Covid-19 di
rumah sakit tempat dia bekerja.

Alasannya, saat ini sudah tidak tersedia ruangan perawatan untuk pasien Covid-19 di rumah sakit itu. Ruang ICU untuk pasien Covid-19 di rumah
sakit itu, kata dia, juga sudah penuh.

"Bahkan, kami sudah tidak bisa merawat pasien non-Covid-19 di ruang ICU. Karena memang sudah tidak tersedia," ujarnya.

Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jatim Dodo Andono membenarkan, memang pada saat hampir bersamaan sejumlah rumah sakit di Surabaya menutup IGD-nya. Tapi ini merupakan kebijakan masing-masing manajemen, bukan karena instruksi dari PERSI Jatim.

"Pertama memang pasien yang datang itu terus-terusan seperti digerojok (dialiri tiba-tiba). Saya kok sudah terlalu sering bilang hulu. Tapi memang seperti itu. Sampai banyak sekali tenaga kesehatan yang juga terpapar," ujarnya.(OL-13)

Baca Juga: Dua Orang Meninggal Digigit Anjing Rabies di Flores

Baca Juga

Ist

Cegah PMK di Lampung, Apkasi Usulkan Stop Pasokan Sapi dari Luar Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:10 WIB
Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama para Bupati se-Provinsi Lampung sepakat bahwa penanganan virus PMK pada ternak ini...
DOK MI.

Ingin Ambil Perhiasan, Seorang Cucu Bunuh NenekĀ 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:42 WIB
Personel mencari keberadaan barang bukti dan berhasil menemukan berupa satu kalung emas, dua cincin emas, satu dompet, dan uang tunai...
DOK MI.

Polisi Aceh Tangkap Residivis Pemerkosa Anak di Bawah Umur

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:34 WIB
Kasus ini berawal saat pelaku NAS bertemu dengan korban yang sedang memotong ambal yang tidak digunakan lagi dekat rumah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya