Minggu 06 November 2022, 21:45 WIB

Korban KDRT di Kota Depok Masih Dirawat di ICU RSCM

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Korban KDRT di Kota Depok Masih Dirawat di ICU RSCM

MI/Kisar Rajagukguk
Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Kadis P3APPKB) Kota Depok Annisa Handari

 

KORBAN Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Nila Islamia telah melewati masa kritis tetapi masih menjalani perawatan pada ruang khusus pasien kritis Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Kadis P3APPKB) Kota Depok Nessi Annisa Handari mengungkapkan hal tersebut, Minggu (6/11).

"Beliau telah melewati masa kritis bahkan sudah siuman. Meski demikian ia masih berada di ruang khusus ICU untuk pasien krisis yang memerlukan perawatan intensif dan observasi berkelanjutan dan masih dalam pengawasan ketat oleh pihak rumah sakit setempat," ucap Nessi.

Ia juga menyampaikan Nila (korban) tidak bisa ditunggui di kamarnya. "Keluarga hanya menunggu di ruang tunggu ICU saja," ungkapnya.

Pihaknya, jelas Nessi, hanya memantau kondisi korban melalui keluarga. Keluarga korban selalu melaporkan setiap perkembangan tentang kondisi kesehatan korban.

Terkait anak bungsu korban, yang bernama Pasya (usia 1,5 tahun) yang selamat dari amukan bapaknya, dalam kondisi sehat. "Pasya kami titipkan kepada keluarga korban yang selama ini menjaga, dan merawat anak tersebut ketika saat korban ( Nila Islamia) bekerja, " ungkap Nessi menjelaskan.

Selain itu, Nessi mengatakan Dinas P3APPKB Kota Depok yang diberi mandat oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris untuk melakukan pendampingan rutin melakukan kunjungan ke Perumahan Cluster Jatijajar Nomor 202 RT 003 RW 08 Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, tempat Pasya dititipkan. "Kami (Dinas P3APPKB) Kota Depok rajin melakukan kunjungan dan memantau kondisi anak tersebut bersama psikolog Pemerintah Kota Depok, " tandas Nessi.

Pasya merupakan anak kedua dari pasangan Rizky Novyandi Ahmad, 31, dan Nila Islamia, 31. Pasya selamat dari tragedi pagi kelam yang terjadi pada Selasa (1/11) pekan silam di Perumahan Cluster Jatijajar, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Rizky Novyandi Ahmad itu, menewaskan putri sulungnya bernama Keila Putri, 10 tahun yang duduk di bangku kelas 6 SDN Sukamaju Baru 9 Kota Depok yang dikenal pintar dan rangking di sekolahnya.

Keila Putri meninggal seketika akibat dibacok sang ayahnya Rizky Novyandi Ahmad. Ia menjadi korban pembunuhan lantaran melerai perkelahian kedua orang tuanya yang sedang berkelahi.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Aries Merdeka Sirait terpisah mengatakan kasus ayah bunuh anak, kasus rencana pembunuhan istri sendiri merupakan tragedi kemanusiaan sehingga perlu mendapatkan perhatian pemerintah kota dan penanganan serius pihak penegak hukum dalam hal ini kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan yang nanti mengadili perkara tersebut.

Dikatakan, tidak ada toleransi terhadap seseorang yang memaksa seseorang kehilangan hak hidupnya. "Karena itu, pelaku layak dihukum mati atau hukuman seumur hidup. Hukuman mati atau seumur hidup merupakan hukuman yang pantas diberi kepadanya," ungkap Aries. (OL-13)

Baca Juga

Dok. DPRD Kota Bekasi

APBD Kota Bekasi 2023 Ditetapkan Rp5,93 Triliun

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 12:26 WIB
Nilai APBD 2023 Kota Bekasi ditetapkan sebesar Rp5.933.765.026.438 atau naik 11% dari APBD tahun 2022 sebesar...
Mediaindonesia.com

Kasus Covid-19 di Kota Depok Kembali Tinggi

👤Kisar Rajaguguk 🕔Kamis 01 Desember 2022, 09:17 WIB
Kasus covid 19 di Kota Depok, Jawa Barat yang sempat menurun kini kembali...
dok.ist

Komunitas Sopir Truk DKI Sosialisasikan Ganjar hingga ke Banten

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 09:13 WIB
KOMUNITAS Sopir Truk DKI Jakarta bersama kalangan sopir, montir, dan warga sekitar mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Presiden 2024, di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya