Minggu 27 Juni 2021, 09:00 WIB

Kasus Covid-19 di Kudus dan Jepara Mulai Menurun

Akhmad Safuan | Nusantara
Kasus Covid-19 di Kudus dan Jepara Mulai Menurun

dok.mi
Ilustrasi

 

KASUS covid-19 di Kabupaten Kudus dan Jepara, Jawa Tengah mulai menurun, pengetatan terhadap protokol kesehatan masih dilakukan untuk lebih dapat menekan penyebaran virus korona dan penanganan pasien lebih diintensifkan untuk mencegah kematian lebih besar.

Pemantauan Media Indonesia, Minggu (27/6), suasana mencekam masih cukup terasa di beberapa daerah di Jawa Tengah, kasus covid-19 masih cukup tinggi dengan kondisi rumah sakit penuh dan pasien terpaksa dirawat di tenda-tenda serta tempat isolasi berpusat yang disediakan juga nyaris tidak dapat menampung lagi warga terkonfirmasi korona.

Di Kota Semarang jumlah warga terkonfirmasi covid-19 hingga saat ini terus meningkat, tercatat mencapai 2.120 orang yakni 1.553 orang merupakan warga kota ini dan sisanya berasal dari luar daerah dirawat di beberapa rumah sakit dan diisolasi.

Selain rumah sakit penuh dan pasien dengan gejala berat terpaksa dirawat di tenda-tenda yang didirikan di halaman, sejumlah pasien lainnya mulai dirujuk ke rumah sakit darurat di Kedungmundu, Kota Semarang yang juga mulai penuh.

Kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Kudus dan Jepara, meskipun masih terhitung tinggi namun mulai menunjukkan perkembangan baik, jumlah warga terkonfirmasi covid-19 menurut dibandingkan sebelumnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus jumlah warga terpapar covid-19 saat ini tercatat 1.803 orang, menurun dibanding sehari sebelumnya sebanyak 2.015 orang baik itu dirawat di beberapa rumah sakit maupun isolasi mandiri dan berpusat.

"Jumlah warga terkonfirmasi covid-19 mulai menurun, sehingga jumlah tempat tidur tersedia di rumah sakit semakin banyak tersedia dengan keterisian 76 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo.

Namun berdasarkan data, lanjut Badai, selama satu bulan ini tingkat kematian akibat covid-19 di Kudus cukup tinggi dan jumlah yang mencapai 440 orang hampir mendekati jumlah warga meninggal selama satu tahun pada 2020 lalu sebanyak 500 orang.

Vaksinasi yang dilakukan telah terbukti cukup ampuh, ungkap Badai Ismoyo, masih menurut data dari 7.441 tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin jumlah nakes terpapar covid-19 hanya 743 orang dan warga terkonfirmasi positif korona kebanyakan belum divaksin.

Di Kabupaten Jepara jumlah warga terkonfirmasi covid-19 juga menunjukkan penurunan, pada Sabtu (26/6) tercatat masih 1.806 orang dirawat dan isolasi namun saat ini menurun menjadi 1.587 orang.

"Semoga dengan penanganan maksimal dan program percepatan vaksinasi akan semakin cepat menurun," ujar Bupati Jepara Dian Kristiandi. (OL-13)

Baca Juga: Imbas Covid Jumlah Penumpang KRL Semakin Menurun Capai 20%

 

Baca Juga

MI/HO

Emak-Emak Kendal Ramaikan Lomba Futsal bersama Teman Sandi

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 12:23 WIB
Teman Sandi berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membangkitkan semangat warga dan tentunya dapat mengajak masyarakat lebih...
MI/HO

Gelar Hackathon di Surabaya, Sahabat Ganjar Lanjut Cari Talenta Inovatif

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 12:17 WIB
Hackathon merupakan event kompetisi teknologi yang ditujukan untuk mahasiswa/i diseluruh penjuru Indonesia dengan tujuan menggali peran...
MI/Kristiadi

Bus City Trans Utama Masuk Jurang, 3 Orang Tewas

👤Kristiadi 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 11:19 WIB
Ketiga orang yang meninggal dunia itu adalah sepasang suami istri dan seorang kernet...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya