Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT KAI Commuter mencatat jumlah penumpang KRL semakin menurun. Penurunan tertinggi terjadi pada Sabtu (26/6) kemarin.
Hingga pukul 19.00 WIB tercatat ada 231.984 orang yang menggunakan jasa angkutan KRL Commuter Line di akhir pekan ini.
"Angka ini menurun 20% dibanding waktu yang sama pekan lalu yaitu 287.624 orang. Meskipun terjadi penurunan, KAI Commuter tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan baik di stasiun maupun di dalam KRL," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangan resmi, Sabtu (26/6).
Selain itu, PT KAI Commuter juga masih melaksanakan tes acak antigen yang dilakukan sejak Senin (21/6) lalu. Para calon pengguna KRL yang ingin mengikuti tes acak antigen berbaris rapih sebelum di data oleh petugas KAI Commuter.
"Sebanyak 97 orang calon pengguna KRL hari Sabtu (26/6) ini mengikuti tes acak antigen yang dilaksanakan di enam stasiun, lima diantaranya reaktif," ujarnya.
Kelima orang tersebut dilarang naik KRL dan dilaporkan ke Puskesmas setempat untuk ditangani lebih lanjut.
Tes acak antigen yang dilakukan KAI Commuter ini dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat yang masih harus beraktivitas menggunakan KRL serta para petugas di lapangan. Kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah dengan menggunakan KRL adalah mereka yang benar-benar memiliki kepentingan mendesak. Para pengguna KRL juga selalu diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan baik di dalam KRL maupun di area stasiun.
"Pada akhir pekan ini, KAI Commuter juga hendak mengingatkan bahwa sejak Juni tahun lalu kami telah mengeluarkan larangan bagi anak di bawah usia lima tahun (balita) untuk menggunakan KRL. KAI Commuter mengimbau kepada para orang tua agar tidak membawa anak-anaknya terutama yang balita untuk naik KRL. Mari jaga kesehatan anak-anak kita dengan tetap beraktivitas dari rumah yang lingkungan dan kebersihannya dapat sepenuhnya diawasi," tutur Anne. (OL-13)
Baca Juga: Varian Delta Bikin Sejumlah Negara Terapkan Lockdown Lagi
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang penumpang yang mengaku kehilangan tumbler Tuku miliknya setelah tertinggal di gerbong KRL.
PT KAI Commuter menegaskan tidak melakukan pemecatan terhadap petugas yang diduga menghilangkan barang di dalam tas milik penumpang yang tertinggal di Commuter Line pada Senin (17/11).
KRL Seri 8500 JALITA dijadikan museum mini setelah memasuki masa purnatugas, dan terbuka bagi pengunjung mulai 11-16 November 2025.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat performa seluruh kanal pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Imbas banjir di sejumlah wilayah, PT KAI membatalkan 48 perjalanan kereta api di Daop Cirebon, Bandung, Jakarta, dan Jember demi keselamatan penumpang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan pola operasi memutar akibat banjir yang masih menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah
PT KAI harus terus menjaga fokus dan kewaspadaan serta keamanan yang tinggi pada 912 titik pelintasan sebidang yang tidak di jaga di seluruh wilayah operasional kereta api.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved