Jumat 25 Juni 2021, 01:01 WIB

Pasien Covid-19 Kota Tasikmalaya Jalani Perawatan Darurat Di Ambulan

Kristiadi | Nusantara
Pasien Covid-19 Kota Tasikmalaya Jalani Perawatan Darurat Di Ambulan

MI/Kristiadi
Ambulan yang membawa pasien Covid-19 mengantre di depan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

 

PENINGKATAN kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat membuat ruang perawatan di rumah sakit-rumah sakit hampir penuh. Akibatnya, ada pasien Covid-19 yang harus menjalani perawatan darurat di ambulan saat menunggu dipindahkan ke ruang perawatan.

Di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Kamis (24/6), sejumlah ambulan yang membawa pasien Covid-19 terpaksa menunggu di depan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena pasien belum mendapat ruang perawatan. Petugas medis terpaksa melakukan perawatan di ambulan sambil menunggu masuk ke ruang isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, tingkat keterisian ruang isolasi di RSUD dr Soekardjo sekarang ini telah melebihi 80 persen dan dikhawatirkan terjadi overload. Ia ia mengatakan, hingga Kamis (24/6) masih adanya antrean pasien Covid-19 belum masuk ruang isolasi.

"Untuk antrean pasien Covid-19 sekarang ini masih terjadi karena ruangan yang ada masih terisi dan mereka juga harus tetap menunggu. Karena, pasien yang baru datang tidak bisa ditempatkan begitu saja dengan pasien yang sudah menjalani isolasi supaya tidak terjadi penumpukan pasien. Selain itu, pasien juga harus menunggu hasil tes swab," ujarnya.

Uus menambahkan, pihaknya juga terus berupaya untuk menambah ruang isolasi di rumah sakit karena selama ini peningkatan kasus Covid-19  cukup signifikan dan menyebabkan keterisian ruangan penuh. Namun, karena kondisi darurat, terpaksa ada pasien harus menunggu di dalam kendaraan untuk masuk ruang isolasi.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya terdapat penambahan sebanyak 75 kasus positif Covid-19 pada Kamis (24/6) dengan jumlah 7.972 kasus. Dari jumlah tersebut, 728 orang masih menjalani perawatan, 7.043 orang dinyatakan sembuh dan 201 orang meninggal dunia. (OL-15)
 

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pemkot Tasikmalaya Klaim Kasus Positif Covid Turun

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:50 WIB
PELAKSANAAN PPKM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat selama dua kali perpanjangan diklaim efektif menekan penyebaran Covid-19. Hal itu terlihat...
MI/Tosiani

Pemkab Malang Berdayakan Penggilingan Padi Untuk Bansos Beras

👤Bagus Suryo 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:25 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Malang, Jawa Timur, memberdayakan penggilingan padi untuk pengadaan beras bantuan sosial bagi warga terdampak...
dok.humas

Pemkab Jembrana Luncurkan Aplikasi Penyaluran Bansos agar Tepat Sasaran

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:13 WIB
PEMKAB Jembrana meluncurkan aplikasi terkait penyaluran bantuan sosial, I- BAN (Integrated Bansos/ Bansos Terintegrasi). Tujuannya untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya