Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Wisnu Adji tampak begitu bersemangat saat menunjukkan tampilan aplikasi Sumut Bersinar. Dari dalam balutan masker hitam khas Polri, suaranya meyakini bahwa aplikasi tersebut akan dapat membantunya memerangi narkoba.
Aplikasi tersebut sudah mulai beroperasi sejak kemarin. Secara prinsip, aplikasi ini lebih sebagai sarana sosialisasi Polda Sumut dalam memberantas peredaran gelap narkoba.
"Dari yang semula dilakukan secara konvensional, diganti dengan cara berbasis IT," ujar Kombes Wisnu, Selasa (22/6).
Baca Juga: Proses Hukum Kasus Narkoba Sekda Nias Utara Diminta tetap Berjalan
Adalah AKBP Fadris SR Lana, Kasubdit III Ditres Narkoba Polda Sumut, yang menjadi sosok sentral di balik aplikasi ini. Aplikasi diprakarsai perwira itu sebenarnya adalah untuk mendukung program studinya.
AKBP Fadris ketika itu sedang menyelesaikan tugas sekolah pelatihan kepemimpinan nasional TK-II di Kementerian PUPR Angkatan V tahun 2021.
Lebih lanjut Wisnu menuturkan, tren penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data milik Ditres Narkoba Polda Sumut, muncul hingga sebanyak 3.037 kasus narkoba hanya dalam kurun lima bulan terakhir. Angka itu cukup mencengangkan karena berarti ada lebih dari 20 kasus narkoba di Sumut yang masuk ke data polisi setiap hari.
Menurut Wisnu, kondisi itu banyak dipengaruhi letak geografis Sumut. Tingginya peredaran narkoba di provinsi ini banyak disebabkan letak geografis Sumut yang berbatasan dengan Riau dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka.
Dengan letak geografis itu Sumut menjadi salah satu pintu masuk peredaran narkoba ke Indonesia yang sebagian besar menggunakan jalur laut. Salah satu upaya menghadapinya, selama ini Ditres Narkoba Polda Sumut mengadakan berbagai program pencegahan, selain dari operasi penindakan. Yakni dengan mengandeng para tokoh agama, masyarakat, pemuda, adat, mahasiswa, pelajar, serta pegiat anti narkoba untuk bersama-sama ikut membantu pihak kepolisian dalam mencegah peredaran narkoba. Dan pengoperasian aplikasi tersebut merupakan bagian dari langkah itu.
"Aplikasi Sumut Bersinar ini adalah program Polri Presisi dalam mendukung pencegahan tindak narkoba," imbuhnya.
Secara teknis, AKBP Fadris SR Lana menjelaskan, aplikasi Sumut Bersinar sejatinya untuk memudahkan masyarakat. Masyarakat akan dengan mudah mendapat informasi tentang upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba menggunakan handphone berbasis android.
"Aplikasi Sumut Bersinar sebagai strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis teknologi dan mendukung perubahan teknologi kepolisian di era 4.0," tuturnya.
Aplikasi Sumut Bersinar dapat digunakan masyarakat dengan cara mendownloadnya dari Playstore. Setelah aplikasi didownload, pengguna akan menemui sejumlah fitur.
Di antaranya fitur profil, informasi mengenai jenis-jenis narkoba, penyuluhan, rehabilitasi. Pengguna juga dapat menemukan fitur untuk pengaduan yang dapat membantu polisi menangani peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (YP/OL-10)
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap dugaan keterlibatan Kapolres Bima Kota nonaktif Didik Putra Kuncoro dalam kasus kepemilikan narkoba.
Bagi publik, pencantuman pasal TPPU adalah simbol keseriusan negara; sebuah pesan bahwa pelaku tidak hanya akan dipenjara, tetapi harta hasil kejahatannya pun akan dikejar hingga akarnya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan total berat 9,4 kilogram di wilayah Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Militer AS melakukan serangan mematikan terhadap kapal yang diduga milik kartel narkoba di Pasifik Timur. Operasi "Southern Spear" kini menuai kecaman terkait legalitas hukum.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved