Selasa 15 Juni 2021, 22:35 WIB

Cianjur Siagakan Ruang Isolasi Hingga Tingkat RT

Benny Bastiandy | Nusantara
Cianjur Siagakan Ruang Isolasi Hingga Tingkat RT

ANTARA
Ilustrasi

 

PENYEDIAAN ruang isolasi bagi pasien covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah menyasar hingga ke tingkat rukun tetangga (RT). Salah satunya di Kampung Gombong RT 02/10 Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur.

Ketua RT setempat, Junaedi, mengatakan sesuai instruksi, di lingkungan RT pun harus menyiapkan ruang isolasi seandainya ada warga yang terpapar covid-19. Di wilayahnya sudah disiapkan satu ruang isolasi.

"Di dalamnya terdapat 3 tempat tidur yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas standard penanganan pasien covid-19," kata Junaedi, Selasa (15/6).

Ruang isolasi di Kampung Gombong RT 02/10 memanfaatkan gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain ruang isolasi, di gedung itu juga dijadikan tempat operasionalisasi tim satuan tugas penanganan covid-19 desa dan RT/RW.

"Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada warga di sini yang terpapar covid-19. Jadi ruang isolasi ini belum digunakan. Tapi kami tetap siagakan ruang isolasinya," jelas Junaedi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, tak memungkiri naiknya tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) saat ini. Kondisi itu tak terlepas terpantau meningkatnya kasus covid-19.

"BOR atau tingkat keterisian tempat tidur itu merupakan salah satu indikator naiknya kasus covid-19. Di Cianjur saat ini keterisian mencapai kisaran 54%. Sebelumnya hanya 34%," jelas Yusman.

Yusman menuturkan penaikan angka keterisian tempat tidur terjadi juga merata di sejumlah daerah lainnya. Bahkan, lanjut Yusman, di wilayah Bandung Raya tingkat BOR sudah mencapai di atas 30%. "Untuk Cianjur tentu juga harus waspada," tegas Yusman.

Saat ini yang mesti ditingkatkan yakni testing. Dengan dilakukannya testing, maka akan mempercepat penanganan sehingga kasusnya bisa ditekan. "Termasuk juga meningkatkan kapasitas ruang isolasi. Kita wajib menambah tempat tidur sebesar 30%," pungkas Yusman. (BK/OL-15)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Didik Suhartono/

Pelaku Usaha Tidak Setuju Syarat Sertifikat Vaksin untuk Masuk Mal

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:35 WIB
Di pusat perbelanjaan itu sangat ketat penerapan protokol kesehatan dibandingkan dengan pasar tradisional dan pusat kerumunan yang...
MI/BAYU ANGGORO

Organisasi Masyarakat Soroti Capaian Vaksinasi di Jawa Barat

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:20 WIB
Sejumlah persoalan masih jadi kendala vaksinasi di Jawa Barat, sehingga mengakibatkan capaian vaksinasi masih...
MI/BAYU ANGGORO

PDIP Jawa Barat Gulirkan Bantuan Sosial

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:05 WIB
Bantuan senilai total Rp12 miliar ini dikhususkan bagi warga yang menjalani isolasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya