Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SERAPAN anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Cimahi, Jawa Barat masih di bawah 20 persen. Menjelang akhir semester pertama, sejumlah proyek strategis dan prioritas yang menjadi rencana pemerintah masih berkutat dalam proses lelang.
Anggota DPRD Kota Cimahi, Emang Sahri Lukmansyah menyampaikan ada beberapa proyek yang sampai saat ini masih berkutat dengan proses lelang. Misalnya revitalisasi Stadion Sangkuriang, pembangunan Underpass Sriwijaya dan Mall Pelayanan Publik (MPP).
"Jika misalnya tender Juli atau Agustus, jadi mau mulai kapan pelaksanannya, cukup atau enggak waktunya dengan anggaran besar. Lelang butuh waktu lumayan lama, belum lagi dengan potensi gagalnya," kata Enang, Kamis (3/6).
Menurut politisi NasDem ini, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kinerja Pemkot Cimahi era Ngatiyana terkesan lamban. Salah satunya kesalahpahaman di internal eksekutif padahal kondisi seperti ini tidak boleh terjadi meskipun Cimahi bukan dipimpin wali kota definitif.
"Kenapa bisa terlambat, kenapa serapan anggaran minim sekali. Bukan berarti enggak ada wali kota definitif, pembangunan menjadi stagnan," tuturnya.
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengakui rendahnya penyerapan anggaran 2021 yang baru mencapai 15 persen. Dia mengklaim, kondisi tersebut bukan hanya terjadi di Cimahi tetapi juga di daerah lainnya.
"Rata-rata seluruh daerah, bahkan provinsi juga masih rendah dalam penyerapan anggaran. Memang agak terlambat, makanya kita rapat dinas supaya mengejar program pembangunan," ungkapnya.
Ngatiyana menyatakan, penyerapan anggaran akan digenjot pada triwulan 2 ini. Terlambatnya penyerapan anggaran karena terhambat kegiatan Ramadhan dan pelarangan mudik lebaran.
"Setelah ini, masuk triwulan 2-3 pasti terserap banyak karena pembangunan fisik yang nilainya agak besar sudah akan dimulai. Sebetulnya sudah jadwalkan awal Agustus mulai pembangunan fisik yang besar, kalau proyek kecil-kecil sekarang sudah bisa dilaksanakan," jelasnya.
Dengan status saat ini menjadi Pelaksana Tugas Wali Kota, Ngatiyana menyebut dirinya perlu meminta rekomendasi Kemendagri untuk melaksanakan sejumlah kebijakan. "Kita laksanakan sesuai aturan, untuk rekomendasi Kemendagri memang perlu proses dan tentunya butuh waktu. Tapi lancar, tidak menjadi hambatan. Memang prosesnya harus dilalui karena kita tidak mau melangkahi pemerintah pusat," tambahnya. (
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat dan fasilitas umum bagi pemudik, tetapi juga sebagai pusat informasi jalur alternatif dan rawan bencana.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Hingga 30 September 2025, realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) baru 62,8% dari target. Bahkan, ada tiga K/L besar yang serapannya masih di bawah 50%
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menjanjikan penyerapan anggaran kementeriannya bisa mencapai 96% pada akhir tahun.
Serapan anggaran untuk belanja daerah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di semester pertama 2025 baru sekitar 37%.
Peringatan keras ini disampaikan saat membuka kegiatan Laporan Realisasi Belanja Daerah dan Realisasi PAD Triwulan II Tahun 2025 di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (13/8).
SERAPAN anggaran akhir tahun 2023 yang mencapai 100,2% dari alokasi Perpres 75/2023 dinilai tidak menjamin mampu meningkatkan kualitas anggaran. Indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi
PEMERINTAH membantah menahan aktivitas belanja untuk mendapatkan angka defisit anggaran yang kecil. Pasalnya realisasi belanja negara justru melampaui alokasi dana APBN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved