Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMKAB Bandung Barat, Jawa Barat telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tertanggal 6 Mei 2021 tentang Antisipasi Penyebaran Virus Korona (COVID-19) di Sektor Pariwisata.
Surat yang ditandatangani Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan itu ditujukan kepada para pemilik usaha pariwisata, intinya permohonan agar kegiatan kunjungan wisata ditutup sementara mulai tanggal 7-14 Mei 2021.
Itu artinya, para pemilik, pelaku usaha dan warga yang bergerak di bidang wisata dipastikan bakal tidak mendapatkan penghasilan pada saat momen libur Lebaran yang jatuh pada tanggal 13-14 Mei 2021.
Baca juga: Jawa Barat Genjot Angka Kunjungan Wisatawan
Mengomentari keputusan ini, Yudi, 35, salah seorang pelaku usaha di objek wisata PAL 16 Cikole mengaku pasrah. Ia serta puluhan pelaku usaha lainnya hanya mengharap kondisi segera normal agar bisa kembali mencari penghidupan dari sektor pariwisata.
"Pelaku usaha termasuk pedagang di objek wisata di sini total ada 40 kepala keluarga, diberi cobaan seperti ini, ya repot. Kalau saya untung masih ada hasil tani, yang mengenaskan, ada rekan-rekan di lapangan yang hanya menggantungkan hidupnya dari sini," kata Yudi, Jumat (7/5).
Saat kondisi normal sebelum pandemi, dia menuturkan, kunjungan ke PAL 16 rata-rata 200 orang perhari atau sekitar 6.000 perbulan. Berbeda jauh dengan kondisi setahun terakhir yang anjlok hingga 1.000 orang perbulan.
"1.000 pengunjung masih alhamdulilah, masih ada yang datang. Tapi di lokasi wisata kawasan Perhutani yang lain, seperti Curug Layung dan Geger Bintang, kunjungannya sepi sekali," tuturnya.
Kondisi ini pun membuat ia dan rekan-rekannya dipusingkan dengan tidak adanya pemasukan untuk keperluan keluarganya, terlebih kini sudah memasuki jelang lebaran. Yudi menginginkan perhatian pemerintah karena penghasilan yang didapat berasal dari pengunjung yang datang.
Baca juga: Destinasi Wisata Alam di Bandung yang Asyik Bersama Keluarga
"Sebelum hari ini ditutup, pekerja di sini bisa sedikit terbantu dengan penghasilan dari parkir atau menjaga WC umum. Dari jasa parkir, teman-teman bisa dapat Rp20 ribu sehari. Cuma sekarang mereka enggak ada penghasilan apa-apa, boro-boro buat baju lebaran, mungkin buat bayar zakat saja sudah susah," lanjut Yudi.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bandung Barat, Heri Partomo menjelaskan, aturan penutupan objek wisata sudah sesuai kebijakan Pemprov Jabar serta pemerintah pusat yang menyebutkan jika di zona merah, destinasi wisata harus tutup.
"Evaluasi terkait pembukaan objek wisata akan dilakukan setelah tanggal 14 Mei 2021. Kami tetap mempertimbangkan kajian Satgas Covid-19 dan peta kerawanan di Bandung Barat," ungkapnya.
Heri meminta pelaku usaha pariwisata bisa bersabar hingga sepekan ke depan. Mudah-mudahan, tambah dia, kasus Covid-19 bisa turun sehingga kunjungan bisa kembali dibuka, tetapi jika kasusnya masih tinggi maka mau tidak mau penutupan objek wisata akan diperpanjang.
"Semoga sepekan ke depan kondisinya membaik, menjadi zona orange atau hijau sehingga destinasi bisa dibuka lagi," jelas Heri. (OL-13)
Baca Juga: PBNU Imbau Masyarakat Tak Mudik, Silaturahmi Virtual
Pemilihan destinasi yang tepat diharapkan dapat memberikan pengalaman liburan yang lebih personal dan bermakna.
Musim sakura selalu menjadi salah satu periode perjalanan yang paling ditunggu wisatawan asal Indonesia.
Liburan 2026 tanpa bikin tabungan jebol? Simak tips perencanaan finansial ala HSBC agar traveling tetap nyaman tanpa mengganggu stabilitas keuangan
MENINGKATNYA mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan, mendorong perubahan pola kebutuhan perlindungan perjalanan.
Nicole Kidman merayakan status barunya dengan petualangan ke Antartika bersama anak-anaknya.
Perbedaan paling mencolok dari burnout dan post holiday blues terletak pada dampak emosional dan sikap individu terhadap tanggung jawabnya.
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
OPERASI pencarian korban longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat dipastikan akan ditutup pada Jumat (6/2) mendatang. Namun, Basarnas akan melakukan evaluasi.
Selain korban jiwa, ribuan warga yang selamat dari bencana harus diungsikan ke tempat aman. Hal ini menjadi perhatian khusus PTPN dengan langkah tanggap darurat bencana.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
TIM Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 57 jenazah korban longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru, dan keluarga siswa yang terdampak longsor Cisarua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved