Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Asuransi Perjalanan kian Dibutuhkan di Tengah Mobilitas Tinggi

Ihfa Firdausya
22/1/2026 21:48
Asuransi Perjalanan kian Dibutuhkan di Tengah Mobilitas Tinggi
Bernardus P. Wanandi (kiri) bersama Agus Santoso -Commisioner, PT Aman Jelajah Internasional (kanan).(Dok PT MSIG)

MENINGKATNYA mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan, mendorong perubahan pola kebutuhan perlindungan perjalanan. Risiko keterlambatan penerbangan, gangguan kesehatan saat bepergian, hingga pembatalan perjalanan kini menjadi perhatian utama pelancong.

Di sisi lain, konsumen juga menuntut proses pembelian dan klaim asuransi yang lebih cepat, dan terintegrasi secara digital. Perkembangan tersebut membuat asuransi perjalanan tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan bagian penting dari perencanaan perjalanan.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Amanyaman menjalin kemitraan strategis dengan PT Asuransi MSIG Indonesia menghadirkan produk asuransi perjalanan berbasis digital yang dirancang sesuai dengan kebutuhan traveler masa kini. 

Produk asuransi perjalanan hasil kolaborasi ini telah mulai dipasarkan dan dapat dibeli oleh nasabah sejak 1 Januari 2026. Solusi tersebut dirancang tidak hanya untuk pelancong individu, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis di sektor perjalanan, dengan proses pembelian dan klaim yang terintegrasi melalui platform digital.

Direktur Utama Amanyaman Felix Hidayat menyampaikan, kerja sama dengan MSIG Indonesia merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan perjalanan yang relevan. Menurutnya, kemudahan akses dan proses klaim menjadi faktor penting bagi traveler dalam memilih produk asuransi.

“Kami ingin menghadirkan perlindungan perjalanan yang lebih mudah dijangkau dan memberikan rasa tenang bagi setiap traveler Indonesia. Dukungan MSIG Indonesia dengan pengalaman panjang di industri asuransi menjadi fondasi penting bagi kolaborasi ini,” ujar Felix.

Dari sisi mitra asuransi, Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia Bernard P. Wanandi menilai Amanyaman sebagai mitra strategis yang memiliki keselarasan visi. Ia menekankan bahwa kebutuhan nasabah saat ini tidak hanya menuntut perlindungan yang komprehensif, tetapi juga layanan yang praktis dan mudah diakses.

“Melalui sinergi ini, kami berkomitmen memastikan setiap perjalanan, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan, dapat dijalani dengan lebih aman dan nyaman,” kata Bernard.

Secara fitur, produk asuransi perjalanan ini mencakup perlindungan biaya medis dengan sistem cashless atau nontunai, santunan keterlambatan penerbangan setelah penundaan mencapai empat jam tanpa membedakan penyebab, perlindungan risiko penolakan visa, hingga penggantian biaya pemesanan ulang tiket perjalanan.

Ke depan, digitalisasi layanan asuransi perjalanan diperkirakan akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri, seiring dengan meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap layanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses. (E-4)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya