Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PULUHAN warga tiga kampung di Desa Selagedang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga keracunan seusai mengonsumsi olahan kulit sapi yang dibeli dari pedagang keliling. Berdasarkan informasi, keracunan massal warga Kampung Ciaul, Cimenteng, dan Sudalarang itu berawal saat beberapa warga membeli olahan kulit sapi dari pedagang keliling, Kamis (6/5).
Olahan masakan itu digunakan sebagai teman santap berbuka puasa. Namun, selang beberapa jam kemudian, warga yang menyantap olahan kulit sapi itu merasakan pusing, mual, dan muntah.
"Pada Kamis yang beli kulit sapi dari pedagang keliling buat buka puasa. Awal makan sih enggak apa-apa. Tapi beberapa jam setelah itu terasa mual dan pusing. Terus muntah dan BAB (buang air besar)," kata Masitoh, salah seorang korban warga Kampung Sudalarang, ditemui di Puskesmas Cibeber, Jumat (7/5).
Kepala Puskesmas Cibeber, Asep Rosihulhaq, mengatakan hingga Jumat (7/5) pukul 09.30 WIB, terdapat sebanyak 27 warga Desa Selagedang yang diduga mengalami keracunan. Di Puskesmas Cibeber terdapat sembilan orang yang dirawat. Sebanyak empat orang di antara mereka harus mendapatkan observasi.
"Terdapat satu orang yang dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur karena perlu tindakan lebih lanjut. Sedangkan sisanya lima orang dirawat di bidan," tutur Asep. Sedangkan sisanya sudah diperbolehkan pulang karena kondisi mereka mulai membaik.
Data awal yang dihimpun, jumlah korban dari Kampung Ciaul sebanyak 12 orang, Kampung Cimenteng sebanyak 13 orang, dan Kampung Sudalarang sebanyak 2 orang. "Kami (Puskesmas Cibeber) telah menerima pasien korban keracunan sebanyak sembilan orang. Namun jumlah keseluruhan 25 orang dan bertambah menjadi 29 orang," kata medis Puskesmas Cibeber, Nina Winarni.
Dari sembilan orang tersebut, sebanyak empat orang menjalani observasi di UGD Puskesmas Cibeber. Sisanya ditangani bidan dan satu orang dirujuk ke RSUD Cianjur karena kondisinya melemah. "Warga yang dirujuk ke RSUD Cianjur sedang hamil 3 bulan," jelas Nina. (OL-14)
PETUGAS gabungan melakukan pencarian macan tutul yang lepas dari kandang karantina Lembang Park and Zoo. Pencarian dibagi dalam tiga tim yang terdiri atas dokter hewan,
PULUHAN rumah di Desa Mayangan Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar) rusak diterjang angin kencang dan gelombang pasang.
HARGA beras premium di sejumlah pasar tradisional di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, merangkak naik. Kenaikan beras diduga terjadi akibat pasokan menipis
FORUM Kepala Sekolah SMA Swasta Jabar menilai aturan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi soal rombongan belajar (rombel) menabrak undang-undang (UU).
Sekolah Rakyat dilaksanakan di Gedung BLK Rancamulya. Seluruh fasilitas sudah disediakan pemerintah, mulai dari fasilitas pembelajaran, tempat tinggal, makan dan perlengkapan sekolah.
GUBERNUR Jabar Dedi Mulyadi menjawab keberatan atas kebijakan yang dia ambil di antaranya memperbanyak rombongan belajar yakni 50 siswa dalam satu kelas
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi rupanya gentar saat digugat oleh delapan organisasi sekolah swasta terkait jumlah siswa maksimal dalam rombongan belajar (rombel).
Sementara itu, bibit siklon tropis 93W di timur Filipina berpotensi persisten dengan arah gerak ke barat laut, membawa dampak di wilayah timur Indonesia.
DEWAN Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Republik Indonesia (IKAL RI) Provinsi Jawa Barat menyoroti berakhirnya Munas V IKAL dalam kondisi deadlock.
Keempat, berupa rekomendasi untuk BPIP. Perlu penguatan literasi keagamaan lintas budaya untuk dijadikan agenda strategis nasional dengan BPIP sebagai leading sector.
BPBD Kota Bandung, Jawa Barat mendorong masyarakat siap siaga menghadapi potensi gempa khususnya dari pergerakan Sesar Lembang. Ada sejumlah titik aman untuk berlindung
BPBD Kota Bandung, Jawa Barat mendorong masyarakat siap siaga menghadapi potensi gempa khususnya dari pergerakan Sesar Lembang. Ada sejumlah titik aman untuk berlindung
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved