Senin 03 Mei 2021, 16:46 WIB

Fenomena Mal Penuh, Pemkot Cirebon 'Injak Rem' Lagi

Nurul Hidayah | Nusantara
Fenomena Mal Penuh, Pemkot Cirebon

ANTARA
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Kota Cirebon, Jawa Barat mulai menginjak rem terkait fenomena penuhnya pusat perbelanjaan jelang hari raya Idul Fitri. Kota Cirebon yang dikelilingi mal dan pusat perbelanjaan menjadi sasaran kedatangan warga dari luar kota.

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis mengakui saat ini mal dan pusat perbelanjaan di Kota Cirebon penuh didatangi pengunjung. Pengunjung tidak hanya dari Kota Cirebon namun juga daerah-daerah tetangga, seperti dari Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu. "Sudah saatnya kita injak rem lagi," ungkap Azis, Senin (3/5).

Diakui Azis, sebelumnya Pemkot pernah melakukan relaksasi untuk sejumlah aktivitas perekonomian. Namun relaksasi tersebut tetap dengan mematuhi prokes yang ditentukan.

Tujuan relaksasi tidak lain untuk menggairahkan perekonomian di Kota Cirebon. Namun menjelang Idul Fitri ini terjadi fenomena mall dan pusat perbelanjaan penuh dan prokes diabaikan. "Kami sudah dapat instruksi langsung dari Presiden RI yang menekankan sudah waktunya injak rem dilakukan," ungkap Azis.

Untuk itu, lanjut Azis, mulai hari ini hingga H+7 Idul Fitri dirinya akan turun langsung melakukan monitoring ke mal dan pusat perbelanjaan yang ada di Kota Cirebon. Kepada pengelola akan diingatkan untuk tetap menjalankan prokes yaitu 50 persen dari kapasitas mal dan pusat perbelanjaan serta untuk restoran juga harus dipatuhi hanya 50 persen yang diperbolehkan untuk makan di tempat. Pengelola mal dan pusat perbelanjaan juga diwajibkan untuk mematuhi jam buka yang telah ditentukan oleh Pemkot Cirebon.

Ditanyakan mengenai sanksi bagi yang melanggar prokes, Azis  memastikan sanksi itu ada. "Namun saat ini yang terpenting bagaimana upaya kita untuk menjaga keselamatan warga," tegas Azis.

Saat keselamatan warga mulai terancam, maka pemerintah wajib turun tangan untuk melakukan penyelamatan. "Yang terpenting kami minta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan," pinta Azis. (OL-15)

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

36 Petani Milenial di Maros Terima Dana Hibah Pemkab

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 05:00 WIB
Dana hibah itu disalurkan melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services...
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas.

BPBD Aceh Barat Pastikan Kebakaran Lahan Gambut di Dua Lokasi 100 Persen Padam

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 23:24 WIB
Meski sudah dinyatakan padam secara total, pihaknya masih terus melakukan pemantauan di lokasi kebakaran guna memastikan tidak ada lagi...
Antara

BPBD: Kerugian Gempa Bali Capai Rp1 Miliar

👤Ant 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 23:01 WIB
Total ada 269 unit rumah yang rusak berat, 302 unit rumah rusak ringan, dan 39 fasilitas umum...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya