Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSONEL Satuan Tugas (Satgas) Zeni TNI Angkatan Darat mempercepat mengerjakan dua jembatan tempur di bencana Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu agar aktivitas warga dapat berjalan normal setelah jembatan mereka putus dihantam bencana banjir bandang.
Berdasarkan pantauan mediaindonesia.com, Rabu (14/4), personel Satgas Zeni TNI AD yang baru tiba di Pulau Adonara, Senin (12/4), langsung
mengerjakan jembatan tempur yang terbuat dari baja mulai dari pagi hari hingga malam hari.
Dengan peralatan dan perlengkapan yang langsung dibawa dari Jakarta, dengan dikomandoi Dansatgas Zeni TNI AD Mayor Alex Yudianto, pekerjaan dilakukan dengan cepat. Hasilnya, satu kerangka jembatan tempur yang menghubungkan Waiwerang-Waiburak sudah berdiri tegak.
Baca juga: Aktivitas Pelayaran Harus Waspadai Cuaca Ekstrem 14-21 April
Kepada mediaindonesia.com, Alex, saat ditemui di lokasi pengerjaaan jembatan tempur itu mengatakan, setelah Pulau Adonara dilanda banjir bandang hingga mengakibatkan jembatan utama terputus, ekonomi masyarakat harus lumpuh sementara.
"Untuk itu, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa memerintahkan kita untuk turun ke Pulau Adonara mengerjakan jembatan agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal," ujar Alex.
Dia menuturkan ada dua jembatan tempur yang dikerjakan yakni jembatan yang menghubungkan Waiburak-Waierang dengan panjang 14,5 meter dan jembatan Sausina-Waiwerang dengan panjang 8,5 meter.
Dua jembatan yang memiliki lebar 4 meter itu bisa dilalui kendaraan roda empat dan dua.
"Kita kerjakan jembatan ini karena diperintahkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat oleh bapak Jendral TNI Andika Perkasa. Sesuai informasi yang kita terima, hanya dua jembatan yang kita kerjakan. Hal ini juga sesuai dengan material jembatan yang kita bawah dari Jakarta ke Adonara," ujar dia.
Dia mengatakan dua jembatan tempur ini bisa dibongkar pasang dan terbuat dari baja berkualitas tinggi yang mudah dipindah-pindah.
"Jadi, untuk di Adonara ini, dua jembatan tempur kita bangun untuk diberikan kepada warga masyarakat. Jadi tidak dibawa pulang lagi ke Jakarta. Jembatan tempur itu untuk warga masyarakat Adonara," ungkap Alex.
Disampaikan dia, pembangunan jembatan ini sebagai salah satu upaya TNI AD membantu masyarakat dan pemerintah daerah yang terdampak bencana alam
banjir, beberapa hari yang lalu, sehingga akses jalan segera bisa dibuka dan dimanfaatkan masyarakat.
"Ini musibah kita bersama jadi kita tanggung bersama. Hari ini, kami mulai mengerjakan dua jembatan tempur. Semoga lancar dan tepat waktu, mohon doanya agar cepat selesai dikerjakan," ujarnya
Sementara itu, salah satu warga Adonara Kornelis mengatakan, sebelum dibangun oleh TNI AD, dua jembatan itu merupakan jalur utama yang menghubungkan wilayah Adonara. Namun, dua jembatan itu putus akibat dihajar banjir bandang.
"Gara-gara jembatan putus itu, saya tidak bisa melakukan aktivitas ekonomi. Karena saya ini sering membeli hasil bumi menggunakan kendaraan roda empat di kampung-kampung lewat dua jembatan itu," ungkap Kornelis.
Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran TNI AD di tengah-tengah masyarakat yang mengalami musibah dengan kembali membangun jembatan agar aktivitas warga kembali normal terutama dalam bidang ekonomi.
"Pembangunan jembatan itu sangat membantu kami warga Adonara karena selama beberapa hari sejak putusnya jembatan, masyarakat tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Jembatan ini sangat membantu kami. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi dan Panglima TNI yang sudah membuatkan kami jembatan yang bagus," pungkas dia. (OL-1)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
PERMUKIMAN warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, terendam banjir hingga ketinggian air mencapai 120 cm akibat luapan Kali Sunter, pada Kamis (22/1) malam.
Banjir yang melumpuhkan kawasan Cawang, Kamis (22/1) pagi ini berdampak langsung pada aksesibilitas menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
KCIC menyampaikan hujan lebat di wilayah Jakarta menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan DI Panjaitan yang merupakan salah satu akses menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
Menghadapi potensi banjir yang meluas di wilayah Jabodetabek, warga diimbau untuk segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal resmi.
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) dini hari menyebabkan banjir setinggi 70 sentimeter (cm) di ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur.
SUKU Dinas Bina Marga Jakarta Barat menyampaikan bahwa banjir yang menggenangi jalan layang (flyover) Pesing, Jalan Daan Mogot, Kamis (22/1), diakibatkan oleh sumbatan pipa pembuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved