Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, memprioritaskan pendidik dan tenaga kependidikan mendapatkan vaksinasi. Langkah itu dilakukan menyusul rencana pembelajaran tatap muka terbatas yang kemungkinan akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru pada Juli 2021.
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menjelaskan Gubernur Jawa Barat dan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri mengamanatkan percepatan penanganan covid-19. Satu di antaranya pemberian vaksin kepada para pendidik atau tenaga kependidikan.
"Kami merespons positif arahan pak Gubernur dan amanat SKB 4 Menteri karena berkaitan dengan rencana pembelajaran tatap muka. Insya Allah kita akan memprioritaskan vaksinasi bagi para guru," kata Fahmi, Senin (12/4).
Untuk mempercepat vaksinasi, kata Fahmi, perlu pendataan yang akurat bagi semua kalangan di sektor pendidikan. Karena itu, peran musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) di semua tingkatan sekolah mulai PAUD, SD, SMP, dan SMA sangat penting mendata jumlah guru yang harus divaksinasi.
"Kita sedang mempersiapkan vaksinasi yang akan dimasifkan. Vaksinasi juga akan kita lakukan untuk pegawai TU hingga penjaga sekolah dan kebersihan," ujar Fahmi.
Data sasaran penerima vaksin dari kalangan pendidik dan tenaga kependidikan ditargetkan selesai dalam sepekan. Selanjutnya akan ditindaklanjuti proses vaksinasi saat Ramadan. Ini dilakukan agar para pendidik dan tenaga kependidikan 100% mendapatkan vaksin.
"Vaksinasi ini bukti komitmen pemerintah daerah dalam kerangka percepatan proses pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru,'' pungkas Fahmi.
Sesuai SKB 4 Menteri, pada tahun ajaran baru paling lambat bisa proses tatap muka. Kalau sudah proses vaksinasi selesai, maka sekolah siap dari sisi infrastruktur dan suprastruktur yang berhubungan protokol kesehatan. (OL-15)
Tingkat kesembuhan campak sangat bergantung pada kondisi imun tubuh pasien.
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Penerapan WFH merupakan bagian dari efisiensi. Terutama upaya menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
TOL Bocimi Seksi 3 pada akses ruas Cibadak-Karangtengah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, resmi difungsikan mulai 14-29 Maret mengurai kepadatan kendaraan arus mudik 2026 dan balik Idulfitri
Perlu berbagai upaya melakukan langkah-langkah penting selama arus mudik maupun balik Lebaran nanti
Disnaker mengultimatum perusahaan agar mematuhi surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang pemberian THR keagamaan bagi pekerja atau buruh swasta serta surat edaran
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved