Minggu 11 April 2021, 08:57 WIB

Pungli di Masa Pandemi Covid-19 Capai 1.200 Kasus

Supardji Rasban | Nusantara
Pungli di Masa Pandemi Covid-19 Capai 1.200 Kasus

MI/Supardji Rasban
Kabid Informasi dan Data Satgas Saber Pungli RI, Marsekal Pertama TNI Oka Prawira , menyampaaikan paparan

 

PUNGUTAN liar (Pungli) di masa pandemi covid-19 ternyata banyak terjadi. Mulai awal Januari hingga akhir Maret 2021, tercatat mencapai 1.200 kasus.

Hal itu diungkapkan Kabid Informasi dan Data Satgas Saber Pungli RI Marsekal Pertama TNI Oka Prawira usai seminar bertajuk "Menuju Daerah Bebas Pungli" yang digelar Masyarakat Peduli Pungli Indonesia (MAPI) di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (10/4).

Oka menyebut, khusus pungli yang terkait dana penanganan pandemi covid-19 itu terutama terjadi ketika ada pendistribusian bantuan sosial (bansos) baik pemotongan secara langsung maupun tidak.

"Penerbitan surat positif dan negatifnya seseorang yang terpapar covid-19 saat rapid tes atau swab juga menjadi sumber kerawanan penyelewengan pungutan liar," ujar Oka.

Oka menuturkan, khusus untuk di tiga daerah yakni Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal (Bregas), juga tak luput dari banyaknya kasus pungutan liar tersebut.

"Di Jawa Tengah, jumlahnya ada ratusan termasuk di tiga daerah yakni Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Tapi untuk keseluruhan di Indonesia ada sekitar 1.200 kasus," terangnya.

Oka menjelaskan, dari 1.200 kasus pungutan liar di Indonesia itu baru sekitar 50% yang dilaporkan dan hasilnya belum diketahui.

Menurut Oka, pungutan liar terutama di masa pandemi covid-19 paling banyak terjadi di kota-kota provinsi dan menyebar hampir merata di seluruh Indonesia.

"Terbanyak di Provinsi DKI, Jawa Barat dan kalau di luar Jawa di Sumatra Utara (Medan)," jelasnya.

Baca juga: Pemprov DKI Pastikan ada Sanksi Tegas bagi Pelaku Pungli Bansos

Ketua Umum MAPI Budi Santoso menyampaikan masyarakat dapat memberikan laporan dugaan pungli dan akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan data yang valid, setelah itu pihak MAPI akan bersinergi dengan Satgas Saber Pungli RI untuk melakukan langkah selanjutnya.

"Masyarakat bisa melaporkan melalui website kami yakni www.mapisaberpungli.co.id, dan kami akan tindaklanjuti," ujar Budi.

Budi menyebut, seminar merupakan bentuk kepedulian dari MAPI sebagai pegawas eksternal yang berkoordinasi serta berkolaborasi dengan Satgas Saber Pungli RI.

"Bagi MAPI ujung tombak pemberantasan pungli adalah Mapi di daerah, tentunya dengan peran aktif dari teman-teman di daerah," tutur Budi.

Menurut Budi, berdasarkan Peraturan Presiden no 87 tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli dibentuk terkait maraknya kegiatan pungutan liar yang dapat merusak sendi sendi kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara.

"Atas landasan tersebut masyarakat peduli antipungli membentuk MAPI yang direspon positif oleh Satgas Siber Pungli RI, sebagai kelompok kerja (Pokja) yang ada di daerah untuk membantu mengungkap praktik pungli di berbagai sektor," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

MI/Widjajadi

Takbir Keliling Terjadi di Kawasan Dalam Benteng Keraton Surakarta

👤Widjajadi 🕔Kamis 13 Mei 2021, 00:06 WIB
Usai salat tarawih, Rabu (12/5), jemaah masjid di kawasan permukiman Baluwarti yang berada di dalam benteng Keraton Surakarta melakukan...
ANTARA/Raisan Al Farisi

Sengketa Ketenagakerjaan, PT Masterindo Jaya Abadi Ajukan Kasasi

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 12 Mei 2021, 22:55 WIB
Perusahaan sudah mengajukan kasasi ke MA karena ada diktum yang tak...
Antara

Jelang Lebaran, 431 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 21:36 WIB
Hingga Selasa (11/05), tercatat total 519 kendaraan yang diputarbalikan dari 3.840 kendaraan yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya