Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCARIAN korban banjir bandang di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara, hingga kini terus dilakukan. Sedikitnya, 42 orang dinyatakan hilang dalam bencara yang terjadi Sabtu (3/4) dan menewaskan puluhan jiwa tersebut.
Korban hilang dan masih dalam pencarian itu tersebar di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape dan Desa Waimatan di Kecamatan Ile Ape Timur serta Desa Leudanung di Kecamatan Omesuri.
"42 orang masih dalam pencarian dan diduga tertimbun. Korban yang hilang itu berasal dari desa Waimatan, Amakaka dan Leudanung, Kecamatan Omesuri," ujar Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di Desa Amakaka, Senin (5/4).
Upaya pencarian korban terkendala peralatan. Hingga kini, alat-alat berat belum bisa masuk ke lokasi bencana karena terputusnya akses jalan.
"Saat ini kita sedang upayakan agar besok pagi alat berat bisa masuk untuk membantu evakuasi korban yang masih tertimbun. Ini batu batu sangat besar dan hanya alat berat yang dapat melakukan itu," ujar Bupati Sunur. (OL-15)
Normalisasi Sungai Cisunggalah jadi solusi utama sebagai langkah penanganan pasca banjir bandang
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved