Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Wali Kota Surabaya, Armudji, meninjau Sungai Tambak Wedi, Rabu siang (24/3), yang dilaporkan dipenuhi limbah busa selama beberapa tahun.
Menurut Armuji, munculnya busa di Sungai Tambak Wedi disebabkan adanya aktivitas pembuangan limbah ke sungai.
"Kalau saya lihat, ini disebabkan ada pembuangan limbah rumah tangga ke sungai. Karena di sekitar sini tidak ada industri," kata Armudji pada wartawan.
Untuk itulah, Armudji meminta masyarakat untuk tidak membuang limbah rumah tangga dalam bentuk apapun ke sungai karena bisa menimbulkan pencemaran.
Baca juga: Kekerasan Terhadap Aktivis Lingkungan Harus Diusut Tuntas
Sebagai solusi jangka pendek, Armudji mengatakan Pemkot Surabaya akan melakukan pengerukan di Sungai Tambak Wedi, untuk mengangkat limbah yang terlanjur ada di sungai.
"Itu sudah kita siapkan bego buat ngeruk. Kalau masih muncul busa, saya minta DLH (Dinas Lingkungan Hidup) untuk mengkaji lebih lanjut," kata politikus PDIP tersebut.
Adapun untuk solusi jangka panjangnya, Pemkot Surabaya akan mengajukan permohonan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal ke pemerintah pusat. Hal ini disebabkan karena pengadaan IPAL Komunal membutuhkan anggaran yang besar.
Armudji juga mengatakan limbah busa tidak hanya ditemukan di Sungai Tambak Wedi, namun juga di sungai lain Kota Surabaya, salah satunya di daerah Wonorejo. (A-2)
PENDEKATAN pengelolaan limbah berbasis Product Life Cycle (PLC) kini menjadi strategi kunci bagi perusahaan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah.
Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.
Di banyak kawasan perairan, benda-benda berbahan logam yang tenggelam justru malah menjadi rumah bagi ikan dan organisme laut lainnya.
MCCI memperkuat komitmen terhadap praktik industri yang berkelanjutan ramah lingkungan. Hal itu tercermin melalui penerapan sistem pengelolaan limbah terpadu.
Pemkab Tangerang menutup dan menyegel sebanyak 81 lokasi lapak limbah tanpa izin/ilegal yang ada di wilayah Sindang Jaya
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter
Mikroplastik tidak hanya membawa risiko dari bahan dasarnya sendiri seperti ftalat dan BPA yang bersifat pengganggu hormon, tetapi juga bertindak seperti magnet yang menyerap racun lain
Miliaran tahun silam, air pernah mengalir di permukaan Mars. Para ilmuwan sepakat bahwa planet ini pernah memiliki jaringan Sungai.
Perubahan warna air kali terjadi pada Sabtu (4/10) sore hingga petang kemarin.
Pada era modern saat ini, peradaban terbaik untuk Kabupaten Bekasi adalah mengembalikan hamparan sungai sepanjang mungkin tanpa ada yang membatasi.
Para peneliti menemukan lebih dari 15.000 km aliran sungai kuno di Mars, menunjukkan Planet Merah pernah hangat dan basah akibat hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved