Rabu 03 Maret 2021, 12:33 WIB

Baktimed dan Diaspora Eropa Bantu Korban Gempa Sulbar

Mediaindonesia.com | Nusantara
Baktimed dan Diaspora Eropa Bantu Korban Gempa Sulbar

Dok Baktimed
Pendiri Yayasan Baktimed, Wahid Supriyadi serahkan bantuan untuk korban gempa Sulbar kepada pendiri Yayasan doktorSHARE, Dr Lie Dharmawan.

 

RASA kepedulian terhadap korban gempa bumi di Sulawesi Barat, Yayasan Bakti Nusantara Medika (Baktimed) dan Perhimpunan Eropa untuk Indonesia Maju (PETJ) menyerahkan sumbangan Rp60 juta untuk membatu korban terdampak gempa bumi.

Bantuan diserahkan langsung  oleh Pendiri/Pembina Yayasan Baktimed, Wahid Supriyadi didampingi Wakil Pembina Hanny Moniaga, Wakil Ketua Masni Eritrina dan Kepala Bidang Logistik dan Transportasi Abdul Wahab, kepada pendiri Yayasan doktorSHARE, Dr Lie Dharmawan di depan Rumah Sakit Apung, Selasa (2/3).

Sementara dari pihak PETJ diwakili oleh Tessa Dennis, Wakil Ketua Departemen Ekonomi dan Investasi, yang datang langsung dari Inggris. Ini adalah aksi kedua yang dilakukan Baktimed setelah sebelumnya yayasan yang baru berdiri awal Januari ini membantu korban tanah longsor di Bogor 26 Januari lalu. Selain uang, Baktimed juga menyumbang peralatan APD lengkap untuk keperluan tim medis, 40 disinfektan semprot, dan 1 portable sterilizer sumbangan dari Kyoto Healthcare. 

RSA Lie Dharmawan dijadwalkan akan segera berangkat ke Sulawesi Barat untuk membantu korban gempa bumi yang terjadi pertengahan Januari lalu.

Dalam pertemuannya dengan Dr. Lie, Wahid yang mantan Dubes RI untuk Uni Emirat Arab dan Rusia merangkap Belarus, menyampaikan penghargaannya atas upaya yang dilakukan oleh doctorSHARE selama ini. Baktimed siap untuk berkolaborasi. 

"Ini suatu kerja sama yang pas dan saling mengisi. Yayasan doctorSHARE berpengalaman lebih dari 10 tahun di lapangan dan memiliki fasilitas RSA memadai, sementara Baktimed nantinya akan memberikan bantuan kesehatan kepada masyarakat terpencil dengan menggunakan pesawat-pesawat kecil," lanjut Wahid.

Dr Lie mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Baktimed. Dr. Lie menyambut baik uluran kerja sama dan bersinergi, mengingat keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu masyarakat yang kurang mampu di bidang kesehatan yang tinggal di daerah terpencil. 

Wahid, yang juga mantan Kepala Desk Diaspora Kemlu secara khusus mengucapkan terima kasih kepada PETJ secara spontan melakukan fund raising di Eropa. PETJ adalah wadah perhimpunan masyarakat Indonesia (diaspora) di 19 negara Eropa yang peduli dan mendukung pemerintah untuk mencapai Indonesia maju. 

baca juga: Korban Meninggal Gempa Sulbar Jadi 90 Orang

Dr. Lie sempat mengajak tim Baktimed dan PETJ untuk melihat dari dekat fasilitas RSA miliknya. Dia bercerita bahwa sepulangnya dari Jerman, Dr Lie membeli sendiri kapal nelayan bekas dan dengan kemampuan keuangannya sendiri mengubahnya menjadi rumah sakit apung pertama di Indonesia. Yayasan yang dipimpinnya saat ini memiliki sekitar 1000 sukarelawan dari berbagai keahlian. (RO/OL-3)

Baca Juga

Antara/Yulius Satria Wijaya.

Polres Cianjur Intensifkan Rakor Larangan Mudik Lebaran

👤Benny Bastiandy 🕔Minggu 18 April 2021, 01:00 WIB
Sebelumnya, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, mengaku telah membahas intensif kebijakan mudik Lebaran dengan semua unsur...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Disesalkan Kasus Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 17 April 2021, 22:18 WIB
"Saya prihatin apa yang dialami salah seorang perawat di Palembang. Kedua, sangat menyesalkan tindakan arogan yang berujung...
dok.mi

Skandal Penipuan, PN Pekanbaru Vonis M Yusuf Hasyim 32 Bulan Bui

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 17 April 2021, 22:16 WIB
MAJELIS Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau memutuskan terdakwa M Yusuf Hasyim, sebagai direktur PT Sumatera Tani Mandiri (STM) penjara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya