Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria bernama Seingu Riamu, 30, menyerang dan membakar rumah di Kampung Golusewu, Kelurahan Weedabo, Kecamatan Loli, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan empat orang tewas, Senin (1/3) sekitar pukul 20.00 Wita.
Kapolres Sumba Barat, Ajun Komisaris Besar FX Irwan Arianto, Selasa (2/3) mengatakan dua di antara korban tewas adalah lansia yakni Jodi Poro Ama Louru, 90, dan Sori Kadi Ina Louru, 85. Dua korban lagi bernama Agustina Lende alias Ina Saingu, 50, dan Ariance Nija Jala, 25.
Para korban meninggal dengan kondisi luka bakar karena terjebak kobaran api, sedangkan dua korban lagi menderita luka berat yakni Toda Lero, 55, dan luka ringan Keladi Seli, 33. Toda Lero menderita luka robek lebar pada pergelangan tangan kiri hampir putus serta luka robek sedang pada tulang kering kaki kanan, sedangkan Keladi Seli mengalami luka ringan.
"Seingu Riamu sekarat dan dirawat intensif pasca dihajar massa dan mengalami luka robek pada lengan kanan, lengan kiri, pelipis kiri, patah tulang serta robek pada tulang kering, kmudian luka pada bibir, memar di dada sebelah kiri, luka robek di tempurung kepala bagian belakang serta luka robek pada punggung belakang," kata Ajun Komisaris Besar FX Irwan Arianto.
Menurutnya, kejadian berawal dari Seingu Riamu asal kelurahan tetangga, Waedado, menemui seorang warga bernama Melkianus Poro Tana di rumahnya sekitar pukul 20.00 Wita. Di sana, selain bertemu Melkianus Poro Tana, ia juga bertemu seorang warga bernama Aristorius Lero. Kepada Aristorius, ia menanyakan keberadaan orang tuanya yang meninggal sejak Januari 2021.
baca juga: Puncak Musim Hujan Sudah Lewat, Warga Tetap Waspada
Ia tidak puas dengan jawaban Aristorius Lero yang menyebut mendiang ayahnya sedang tidur. Seingu kemudian merampas parang dari tangan Melkianus Poro Tana dan langsung membacoknya di tangan kiri.
Warga lainnya, Keladi Seli datang menolong namun ia malah dibacok, kemudian mendatangi rumah milik Jodi Poro Ama Louru dan membakar rumah tersebut yang tak jauh dari lokasi tersebut. Kapolres FX Irwan Arianto menambahkan, informasi dari warga menyebutkan pelaku mengalami gangguan jiwa sejak ayahnya meninggal. Namun polisi tidak langsung memercayai informasi dari warga tersebut.
"Kalau dia gangguan jiwa, harus ada surat keterangannya kalau dia betul gangguan jiwa. Tapi untuk sementara Seingu Riamu yang juga luka parah dihajar massa dirawat di rumah sakit dan kita tetap proses," tandasnya. (OL-3)
Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan memperingati hari jadi yang ke-107, pada 1 Maret 2026.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran bersama 36 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan.
AKSES Jalan Kolonel Masturi Lembang Kabupaten Bandung Barat tersendat akibat peristiwa kebakaran tempat usaha tambal ban sekaligus penjual bensin eceran.
Sebanyak 17 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran.
Kebakaran melanda Pasar Rebo Purwakarta dan menghanguskan tiga blok serta sekitar 50 kios. Tidak ada korban jiwa, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
Dalam perkara ini, penyidik Polres Belu menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved