Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resort (Polresta) Kota Malang Kota, Jawa Timur, meningkatkan patroli siber dan memperkuat virtual police mengedepankan pendekatan edukasi dan pencegahan. Kasus-kasus laporan ke polisi terkait ujaran di ruang digital diselesaikan melalui upaya mediasi.
"Virtual police dan virtual alert sudah kerja sama dengan Diskominfo. Kita berpedoman pada Surat Edaran Kapolri," tegas Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Jumat (26/2).
Ia menjelaskan kasus-kasus yang dilaporkan ke polisi soal kicauan di media sosial diselesaikan secara persuasif menghindari dugaan kriminalisasi. Selama ini polisi memberikan ruang seluas-luasnya dalam upaya mediasi sehingga terwujud penyelesaian perkara yang berkeadilan. Dengan demikian kasus akan berakhir saling memaafkan, tidak sampai berlanjut ke pengadilan.
Baca Juga: Soal UU ITE, Kapolri akan Bentuk Virtual Police
"Menggunakan pendekatan restorative justice, kasus didamaikan dan semua pihak saling memaafkan. Contoh ada yang mencatut nama Kapolresta Malang Kota, kasusnya ditangguhkan," ungkapnya.
Ia mengatakan pendekatan pemolisian yang proaktif dan kerja sama dengan komunitas medsos menjadi pilihan utama. Sehingga penanganan kasus-kasus di ruang digital yang berujung saling lapor ke polisi tetap mengedepankan penindakan hukum pidana sebagai upaya terakhir."Penegakan ultimum remidium," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Bareskrim Kirim Peringatan Virtual ke Akun Penyebar Hoaks
Budi mengatakan personel akan ditempatkan di gereja-gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat Kristiani selama perayaan Paskah.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Selain AI, gim daring populer seperti Roblox dan Minecraft juga dinilai menghadirkan risiko karena anak-anak sering kali sulit membedakan antara dunia gim dan realitas.
Dibandingkan menerapkan pelarangan akses secara total, YouTube memilih pendekatan fitur perlindungan yang terintegrasi dan berbasis usia.
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Paparan media sosial yang terlalu dini berisiko mengganggu regulasi emosi, pembentukan identitas diri, hingga menurunkan kualitas interaksi sosial nyata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved