Jumat 26 Februari 2021, 12:43 WIB

Gibran-Teguh Bekerja Tak Kenal Hari Libur

Widjajadi | Nusantara
Gibran-Teguh Bekerja Tak Kenal Hari Libur

MI/Widjajadi
Pelantikan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta, Jumat (26/2/2021).

 

WALI KOTA Surakarta Gibran Rakabuming Raka langsung menegaskan, dirinya bersama wakilnya, Teguh Prakosa tidak kenal hari libur usai dilantik. Sabtu dan Minggu tetap merupakan hari kerja, sebagai upaya percepatan penuntasan vaksinasi (covid-19) dan memulihkan ekonomi Kota Surakarta. 

"Kita langsung gerak, kita langsung kerja, tidak perlu menunggu hari Senin (1/3). Jadi bagi saya dan Pak Teguh, hari Sabtu dan Minggu ini, bukan hari libur. Sabtu ini jam 08.00 akan dimulai vaksinasi (covid-19) pedagang di Pasar Gede dan Pasar Klewer," tegas Gibran dalam pidato pertama usai dilabtik Gubernur Jateng Ganjar Pranowo  atas nama Presiden RI secara virtual, Jumat (26/1)

Untuk mengetahui persiapan vaksinasi covid-19, maka usai dilantik, duet Gibran-Teguh langsung meninjau dua pasar tersebut. Sehingga pelaksanaan bisa dikebut mulai Sabtu pagi, supaya bisa mempercepat pemulihan ekonomi bagi Kota Solo.

"Kebut vaksinasi, kebut pemulihan ekonomi," ujar Gibran mengemukakan tagline kerja duetnya dengan Teguh memimpin Kota Solo, yang disambut aplaus para tamu undangan yang hadir dalam sidang paripurna DPRD Surakarta kali pertama usai pelantikan.

Pada bagian lain, suami Selvi Ananda itu juga menegaskan bahwa Kota Surakarta merupakan gudangnya anak muda kreatif dan inovatif. Selalu ada peluang di tengah kesulitan. Karena itu untuk menumbuhkan penguatan UMKM bagi anak anak kuda di Kota Surakarta, Gubran akan memperbanyak creative hub dan co working space, sebagai upaya menumbuhkan daya saing.

Diyakini Gibran, dengan memanfaatkan big data, akan mamou mempercepat kemajuan Kota Surakarta. 

Acara pelantikan 17 kepala daerah di Jateng hasil Pilkada 2020 itu dilaksanakan secara virtual. Gubernur Jateng atas nama Presiden RI melantim secara bersamaan, termasuk untuk duet Gibran - Teguh, yang akan menjabat Walikota-Wakil Walikota Surakarta untuk peeiodw 2021-2026.

Ganjar Pranowo dalam  pesan kepada kepala daerah terpilih agar bekerja ekstra di masa wabah global ini.

"Di tengah kondisi dunia yang penuh dengan ketidakpastian, di tengah pandemi Covid-19, saya percaya bapak-ibu dapat menyelesaikan berbagai masalah. Tuan kita adalah rakyat, jabatan hanya mandat," kata Ganjar.

baca juga: Kepala Daerah Terpilih Harus Kerjakan Program Prioritas

Dia menyarankan, para kepala daerah yang baru saja dilantik bisa memanfaatkan penggunaan teknologi informasi unuk melayani rakyat. Hal ini agar persoalan masyarakat dapat terselesaikan cepat, dan penuh inovasi. Selain pelantikan Gibran-Teguh, maka Selvi Ananda sebaga isteri walikota juga dilantik sebagai Ketua Penggerak PKK dan Ketua Dekrasnada Kota Solo oleh Atikoh Ganjar Pranowo.

" Saya sudah pesa  kepada isteri saya, bahwa stunting merupakan persoalan yang harus ditangani cepat," pungkas Gibran yang disambut senyum Selvi Ananda yang tampil dengan kebaya warna merah dipadu jarit batik. (OL-3)

Baca Juga

MI/Depi Gunawan

Hengky Kurniawan Jadi Plt Bupati Bandung Barat

👤Depi Gunawan 🕔Selasa 13 April 2021, 13:09 WIB
GubernurJawa Barat, Ridwan Kamil mengangkat Wakil Bupati Hengky Kurniawan menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung...
Ist/Pemprov Jateng

Ketua KPK Apresiasi Gubernur Jateng dalam Pencegahan Korupsi

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 12:50 WIB
Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terkait pencegahan...
Metro Tv/Andromeda

Mendag Lutfi dan Kang Emil Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Bandung

👤Andromeda 🕔Selasa 13 April 2021, 12:47 WIB
"Harganya (daging ayam) hari ini Rp42 ribu. Sebelumnya 32 ribu sekilonya. Saya dapat barangnya dari bandar di Lembang," ujar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya