Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah mengusulkan diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di tingkat desa. Satgas Covid-19 hingga tingkat rukun tetangga (RT) akan diaktifkan.
"Kami mengusulkan PPKM mikro sampai di tingkat desa, karena ada lebih mudah pemetaannya. Namun, data tetap berbasis di tiap RT. Kini, Pemkab Banyumas mulai mengaktifkan lagi posko-posko sampai tingkat RT. Hal itu sudah diaksanakan sejak awal pandemi. Saat sekarang tinggal mengaktifkan saja," jelasnya Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Selasa (9/2).
Ia mengatakan bahwa saat ini di Banyumas, tidak ada zona merah penyebaran Covid-19. "Kita menunggu kebijakan dari Gubernur terkait penentuan zona," ujar Sadewo.
Menurutnya, saat sekarang pemkab telah melakukan sinkronisasi data dengan pihak lain seperti Polresta Banyumas dan Kodim Banyumas. "Sebab,
selama ini datanya tidak sama, sehingga ketika pelaporan ke tingkat Jateng datanya bisa beda. Karena itu, maka datanya akan disamakan
dengan basis data paling valid dari Dinas Kesehatan," ujarnya. (OL-15)
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved