Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MERASA jenuh hampir tiga bulan tinggal di pengungsian, sebanyak 227 pengungsi erupsi Gunung Merapi di tempat evakuasi sementara (TES) Balai Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, pulang ke rumah masing-masing, Rabu (3/2).
Sebanyak 227 warga kawasan rawan bencana (KRB) III erupsi Gunung Merapi tersebut tinggal di TES Balai Desa Balerante dua hari setelah BPPTKG menaikkan status aktivitas Gunung Merapi dari waspada ke siaga pada 5 November 2020.
Data BPBD Kabupaten Klaten, pengungsi erupsi Gunung Merapi di TES Balai Desa Balerante terdiri dari balita sebanyak 20 anak, 29 lansia, 41 anak-anak, 21 dewasa, 2 ibu hamil, 6 ibu menyusui, dan 8 penyandang disabilitas atau difabel.
Pengungsi erupsi Gunung Merapi meninggalkan TES Balai Desa Balerante secara mandiri. Untuk pengungsi yang masuk kelompok rentan, seperti lansia, ibu-ibu, difabel, dan anak-anak pulang dengan naik dua mobil yang disiapkan pemerintah desa.
Pengungsi lain meninggalkan TES Balai Desa Balerante dengan menggunakan kendaraan pribadi. Pengungsi warga KRB III Gunung Merapi berasal dari lima dukuh, yakni Sambungrejo, Ngipiksari, Ngelo, Gondang, dan Sukorejo.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sip Anwar, dalam keterangannya di TES Balai Desa Balerante mengatakan, bahwa kepulangan warga KRB III Gunung Merapi itu atas keinginan mereka sendiri. Alasan mereka yaitu merasa jenuh karena lama di pengungsian.
"Sebenarnya, kami sudah meminta pengungsi untuk tidak pulang. Soalnya, status aktivitas Gunung Merapi masih siaga. Tapi alasan mereka memilih pulang juga bisa dipahami karena jenuh hampir tiga bulan tinggal di pengungsian," jelasnya. (OL-14)
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Penyaluran beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten, dilakukan dua kali pengiriman. Pertama, pada Senin (23/2) 2.700 ton, dan penyaluran kedua, Jumat (27/2), sejumlah 2.000 ton.
Tujuannya memberi kesempatan kepada masyarakat pengguna layanan menyampaikan usulan, masukan, dan saran kepada penyelenggara pelayanan terkait dengan pelayanan yang diterima.
Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, perlu ditangani secara sinergi dan kolaborasi gabungan dari berbagai sumber dana .
Kegiatan forum perangkat daerah tersebut, digelar di aula DPUPR Klaten, Senin (23/2), dan dihadiri Komisi III DPRD, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi, pers, dan LSM.
Polisi menangani dugaan kekerasan seksual anak oleh ayah di Klaten. Terlapor telah diamankan dan proses hukum serta pendampingan korban tengah berjalan.
Langkah tegas ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan kenyamanan umat muslim di Klaten selama menjalankan ibadah puasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved